alexametrics
Sabtu, 31 Jul 2021
radarbali
Home > Features
icon featured
Features
Cara Pengusaha Bantu Warga Terdampak Covid

Usaha sepi, Gantung Sembako dan Makanan untuk Warga yang Membutuhkan

17 Juli 2021, 17: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

pandemi Covid-19, PPKM, pengusaha resto, Bebek Tepi Sawah, berbagi sesama, warga terdampak, bagi sembako, bagi makanan gratis,

Gantungan makanan dan sembako yang dipajang dipinggir jalan. Aksi ini dilakukan pemilik Restoran BTS untuk membantu warga yang membutuhkan. (Istimewa)

Share this      

MASA sulit akibat dampak pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat tak menyurutkan sejumlah pengusaha untuk berbagi dengan sesama.

Bahkan meski juga ikut terdampak, masih banyak para pengusaha di Gianyar Bali yang masih menyisakan rasa peduli bagi masyarakat kecil dengan menggelar aksi sosial.

Salah satunya seperti yang dilakukan pemilik restoran Bebek Tepi Sawah, di Kecamatan Ubud, Gianyar. Seperti apa?

Baca juga: Kasus Meroket, Tabanan Siapkan Isolasi di Bumi Perkemahan Margarana

IB INDRA PRASETYA, Ubud

SEBUAH gantungan berdiri di atas trotoar Jalan Raya Teges, Kecamatan Ubud.

Lokasinya tepat di depan restoran Bebek Tepi Sawah yang tersohor dan langganan Presiden RI Joko Widodo.

Di sebelah gantungan yang telah berisi sembako, juga terpajang spanduk.

Bertuliskan, Bebek Tepi Sawah Peduli, Yang Butuh Silahkan Ambil. Yang Mampu Silahkan Diisi.

Manager restoran, Iwan, menyatakan aksi sosial itu baru dimulai Sabtu pagi (17/7).

"Baru mulai pagi ini. Karena empati dengan situasi (Pandemi, red)," ujar Iwan.

Menurutnya, owner restoran, Jro Dukuh Sumerta, mencoba menggugah kesadaran masyarakat bersama.

"Ini merupakan ide dari Jro Dukuh (bos restoran), mencoba menggugah rasa peduli disekitar kita. Mudah-mudahan banyak yang ikut peduli dan mau berbagi," ungkapnya.

Sebagai permulaan, pihaknya menyiapkan 40 paket sembako. "Isinya beras 2 kilogram, segelas minyak goreng, Sarimi (mi instan). Kami bungkus dalam satu paket plastik," ujarnya.

Baru dipajang, Iwan kaget ternyata respon masyarakat maupun yang melintas di lokasi itu antusias mengambil. "Ternyata sangat cepat habis. Masih banyak orang datang," ujarnya.

Iwan yang ikut aksi itu bahkan sibuk menyeberangkan masyarakat berusia tua. "Saya gak sempat foto-foto, tadi ikut menyeberangkan yang sepuh-sepuh," ungkapnya.

Yang berminat mengambil sembako itu banyak orang. "Yang mengambil paket ini, ada yang lewat (melintas). Ada juga masyarakat sekitar BTS (Restoran Bebek Tepi Sawah)," jelasnya.

Lanjut Iwan, sore hari, pihaknya membagikan nasi jinggo. Nasi juga akan digantung.

"Kami liat semampu kami, berapa hari ke depan. Plan kami sampai tanggal 20 (Juli) dulu," jelasnya.

Iwan mengaku, restoran tempatnya bekerja juga ikut terdampak PPKM Darurat.

"Pastilah, sangat,"aku Iwan.

Meski ikut terdampak, namun semangat untuk tetap berbagi tak pernah surut. (*)

(rb/dra/pra/JPR)

 TOP