alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Heboh Boshe VVIP Buka Saat PPKM Darurat

GM Boshe VVIP Bali Sebut Foto Cewek Boshe Berkebaya Sudah Lama

19 Juli 2021, 23: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

PPKM, aparat kecolongan, PPKM Darurat, VVIP Boshe Bali, pemandu lagu, perempuan seksi, Polresta Denpasar, Satgas Covid-19, tempat hiburan malam, cewek

Sejumlah pemandu lagu di VVIP Boshe Karaoke Bali di Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai 89x, Tuban, Kuta. (Istimewa)

Share this      

KUTA-Pemberian sanksi denda dan penutupan sementara diberikan kepada manajemen Bhose VVIP Club Bali di Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai No.89X, Kuta, Badung.

Sanksi diberikan menyusul dengan viralnya pemberitaan karena tempat hiburan malam di wilayah Kuta ini ketahuan buka saat PPKM Darurat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Badung selaku Juru Bicara Satgas Covid-19 Badung, I Gusti Ngurah Jaya Saputra membenarkan bahwa telah memanggil pengelola Boshe VVIP Karaoke perihal membuka tempat usahanya di masa PPKM Darurat ini.

Baca juga: Manajemen Boshe VVIP Bali Ngaku Buka Room Untuk Panasi Sound System

Lebih lanjut, saat pemanggilan tersebut, kata Jaya Saputra, pihak manajemen akhirnya membayar sanksi denda.

Selain itu, pihak Boshe juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak membuka kembali tempat usaha tersebut selama PPKM Darurat.

“Sesuai Perbup sanksi berupa pemanggilan manajemen, denda Rp 1 juta dan penutupan usaha sementara selama 1 minggu. Kalau nanti mereka membandel ya sudah jelas ada regulasi. Nanti kami tegakkan regulasi dan bisa dilakukan penutupan permanen,” tegas Jaya Saputra.

Sementara secara terpisah, General Manager (GM) Boshe VVIP Club Bali, I Gusti Bagus Suwipra tak menampik tempat usahanya yang dikelola telah dikenakan denda dan penutupan sementara.”Ya, kita kena denda dan penutupan sementara,” jelas Suwipra.

Lebih lanjut, terkait video dan foto yang beredar, Suwipra berdalih, jika video dan foto yang beredar di media dan viral merupakan foto lama.

“Itu bukan foto kemarin. Karena (kemarin) tidak ada wanita yang pakai kebaya. Itu sudah lama. Yang saya lihat di berita itu, nggak mungkin foto kemarin. Karena yang pakai kebaya nggak tau tahun berapa itu,”aku Suwipra.

Namun meski mengaku bukan foto baru, Satgas sudah keburu turun.

“Satpol PP pasang garis pembatas, dari kepolisian juga turun,” pungkasSuwipra. 

(rb/dwi/pra/JPR)

 TOP