alexametrics
Kamis, 05 Aug 2021
radarbali
Home > Bali United
icon featured
Bali United

Liga 1 Tak Kunjung Bergulir, Raka: Bukan Jenuh, Melainkan Galau!

20 Juli 2021, 16: 08: 18 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Raka Surya Handika, penjaga gawang, kiper, Bali United, galau, Liga 1, pandemi Covid-19

Penjaga gawang Bali United, Raka Surya Handika. (DOK RADAR BALI)

Share this      

DENPASAR – Hari ini sudah memasuki 21 Juli. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan kapan Liga 1 2021/2022 dihelat. Mau tidak mau, semua pemain termasuk pemain Bali United harus bersabar dan pasrah dengan keadaan.

Kejenuhan pun menghinggapi hampir semua pemain dengan ketidakjelasan kompetisi. Dalam hati mereka, tampaknya bertanya-tanya. Apa yang sebenarnya terjadi sehingga Liga 1 selalu tertunda. Jika karena pandemi Covid-19, lalu untuk apa ada protokol kesehatan yang ketat untuk setiap pihak yang terlibat di Liga 1?

Apalagi tidak ada suporter dan pembatasan kapasitas orang di stadion saat pertandingan. Kondisi ini dirasakan juga oleh penjaga gawang Bali United Rakasurya Handika.

Baca juga: Cek Revitalisasi Lapangan Trisakti untuk PD U-20, Ini Komentar Bek BU

“Bukan jenuh sebenarnya, tapi lebih ke galau. Mau sampai kapan liga ditunda terus? Seperti di Piala Menpora kemarin, semua tim sudah menjalan prokes yang ada. Sebelum ke stadion selalu (uji usap) antigen,” jelasnya saat diwawancarai Selasa kemarin (20/7).

“Toh pertandingan tidak ada penonton juga kan. Ayolah ndang (cepat) mulai ngono (beggitu) loh. Misalnya kalau PPKM diperpanjang, liga jangan sampai ditunda lagi. Harus jalan,” tambah penjaga gawang kelahiran Semarang tersebut.

Terlebih selama PPKM Darurat Jawa-Bali, dia hanya berlatih mandiri. Kebetulan Raka tinggal di Mes Bali United sehingga mudah berlatih di lapangan futsal mini yang berada tepat di sebelah mes. Sebagai penjaga gawang, tentu porsi latihan berbeda dengan pemain lain.

“Latihan biasanya sama kiper lain kayak mas Wawan (Hendrawan). Fokusnya mungkin di feeling tangkapan agar tidak hilang,” ucapnya. Untuk menghilangkan rasa galau selama Liga 1 yang belum jelas arahnya, Raka mengaku sempat jalan-jalan untuk melihat keindahan Pulau Dewata.

Beberapa waktu lalu dia sempat menyambangi Kintamani, Ubud, dan pantai yang ada di Kawasan Kuta Selatan.

“Saya juga sempat melukat di Sebatu,” ujarnya.

(rb/lit/yor/JPR)

 TOP