alexametrics
Kamis, 05 Aug 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Sebulan Lebih, Pedagang Pasar Blahbatuh Tak Kunjung Terima Stimulus

22 Juli 2021, 15: 43: 29 WIB | editor : Yoyo Raharyo

stimulus, pedagang, kebakaran pasar blahbatuh,

Bangunan relokasi pedagang Pasar Blahbatuh.   (IB INDRA PRASETIA/ RADAR BALI)

Share this      

GIANYAR - Pasca-kebakaran Pasar Umum Blahbatuh, nasib pedagang untuk memperoleh stimulus belum jelas. Pencairan kini masih menunggu proses di Badan Pendapatan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Gianyar. 

Stimulus bagi 449 orang pedagang, sudah dijanjikan oleh pemerintah daerah. Setelah dilakukan verifikasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Gianyar, saat ini data amprahan telah disetorkan BPKAD Gianyar.

"Sudah diajukan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), saat ini prosesnya masih diperiksa," ujar Kepala BPBD Gianyar, Ida Bagus Suamba, Kamis (22/7). 

Baca juga: Produksi Ratusan Ekstasi di Rumah, Pria di Denpasar Ditangkap

Suamba menambahkan, dari total 449 pedagang mereka jualan di 563 tempat. Ada yang berupa kios, los maupun toko. Per pedagang, memperoleh bantuan sesuai kategori kerugian. Total dana yang disiapkan sebanyak Rp 875.500.000 yang bersumber dari APBD Gianyar tahun 2021.

"Antara jumlah pedagang dan jumlah tempat itu tidak sama. Karena ada satu pedagang memiliki lebih dari satu kios," ujarnya. 

Dalam rinciannya, pengajuan bantuan tersebut juga diberikan kepada pemilik rumah yang berada disamping pasar. Sebab, pemilik rumah itu kena imbas kebakaran. Sejumlah bagian rumah yang bertetangga dengan pasar ikut terbakar.

Korban perorangan memperoleh Rp 100.000.000; toko sebanyak 22 tempat dengan 21 orang pemilik dengan jumlah bantuan Rp 66.000.000. Per tempat mendapat Rp 3.000.000.

Untuk di lokasi pasar, kios atau los sebanyak 243 dengan pemilik 184 orang. Total bantuan yang diberikan Rp 486.000.000. Per pedagang atau per tempat dibantu Rp 2.000.000.

Selanjutnya untuk pedagang emperan, pelataran, temporer terdapat 298 dengan pemilik 244 orang. Mereka memperoleh bantuan total Rp 223.500.000. Per pedagang atau per tempat memperoleh sebesar Rp 750.000. 

"Jumlah tempat 563 Jumlah orang 449 Total biaya Rp  875.5 juta, iItu perorangan adalah rumah yang terbakar di sebelah selatan pasar Rencana di bantu 100 juta. Karena yang terbakar rumah dan merajan," ujarnya. 

Ditambahkan lebih lanjut, jumlah tempat beda dengan jumlah orang. Sebab ada pedagang yang punya tempat lebih dari satu. "Yang dihitung per tempat, sesuai perintah pak bupati," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala BPKAD Gianyar, Ngakan Jati Ambarsika, menyatakan pencairan stimulus masih proses administrasi.

"Sedang kami proses administrasi pembayarannya. Kami upayakan secepatnya," ujarnya singkat. 

Di bagian lain, pembangunan tempat relokasi pedagang Pasar Blahbatuh belum rampung hingga Kamis (22/7). Lokasi relokasi berada sekitar 500 meter dari pasar lama yang terbakar. Bahkan, tempatnya masuk di sebelah jembatan wihara, penghubung Desa/Kecamatan Blahbatuh dengan Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati.

(rb/dra/yor/JPR)

 TOP