alexametrics
Sabtu, 16 Oct 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Sidak PPKM di Tabanan, Petugas Masih Temukan Kerumunan di Kafe

25 Juli 2021, 10: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

PPKM Level 3, Tabanan, kafe, warung, kerumunan,

Sidak skala besar PPKM Level 3 di Tabanan oleh tim gabungan unsur Polri, TNI, Satpol dan Forkopimda terkait lainnya.   (JULIADI/ RADAR BALI)

Share this      

TABANAN – Petugas gabungan di Kabupaten Tabanan melakukan sidak besar-besaran terkait PPKM Level 3, Jumat malam (23/7). Hasilnya masih ada kafe dan warung yang beroperasi melewati jam dan mengakibatkan kerumunan. 

Sidak skala besar tersebut menurun 47 personel dari unsur Polri, TNI, Satpol dan Forkopimda terkait lainnya dengan maksud untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 yang masih tinggi di Kabupaten Tabanan yang kini berstatus zona merah.

Saat sidak yang dipimpin langsung oleh Asisten III Pemkab Tabanan Agus Hartawiguna yang didampingi oleh Kasat Pol PP Tabanan I Wayan Sarba masih menemukan juga kerumunan warga. Buka warung melebihi jam operasional 21.00 Wita.

Baca juga: Belok Tanpa Hidupkan Sein, Pemotor Akibatkan Tabrakan di Tabanan

Mendapati pelanggaran seperti itu. Asisten III langsung memberikan pengarahan dan mengingatkan pemilik kafe dan warung bahkan muda-mudi yang nongkrong untuk mentaati aturan.

“Kali ini kami sidak skala besar menindaklanjuti pemberlakukan PPKM Level 3 sesuai surat Edaran Gubernur Bali Nomor 11 tahun 2021 yang merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri no 18 tahun 2021 dan Surat Edaran Bupati Tabanan Bupati Tabanan Nomor : 517/10/BPBD tentang PPKM Darurat,” kata Agus Harta Wiguna.

Dia melanjutkan meski ada sejumlah warung dan kafe buka melebihi jam operasional dan tidak menerapkan prokes. Namun secara keseluruhan tingkat kedisiplinan pemilik usaha di Tabanan sudah meningkat. Ini dibuktikan dengan beberapa tempat usaha yang kami sidak sudah tutup tepat waktu dan menjalankan usaha mereka dengan secara online.

“Makan sudah tidak ada di tempat, sudah menjalankan dengan pesan antar. Bahkan masyarakat hanya membeli dan makan di rumah,” ujarnya.  

Pihaknya berharap masyarakat bersabar dengan keadaan ini tetap tertib dengan sendirinya tanpa adanya kegiatan yang sidak.

“Saya berharap masyarakat tetap jalani prokes meski nanti PPKM Darurat akan berakhir pada 25 Juli mendatang,” pungkasnya.

(rb/jul/yor/JPR)

 TOP