alexametrics
Sabtu, 16 Oct 2021
radarbali
Home > Metro Denpasar
icon featured
Metro Denpasar

Wagub Bali Cok Ace Minta Maaf dan Sebut Stok Oksigen “Lampu Merah”

25 Juli 2021, 12: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

stok oksigen, Bali, Wagub Bali, Cok Ace, lampu merah,

Petugas dari Polda Bali mengawal distribusi oksigen ke RS di Bali. (ADRIAN SUWANTO/ RADAR BALI)

Share this      

DENPASAR - Kelangkaan oksigen di Bali sudah sangat mengkhawatirkan. Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meminta  maaf dan menyebutkan ketersediaan oksigen di Bali sudah 'lampu merah'. Hal itu lantaran produksi di Indonesia kini sudah tidak cukup memadai.

"Mohon maaf oksigen juga sudah lampu merah di Bali. Tolong hindari sakit (COVID-19) ini karena tidak semua obat kita bisa siapkan, oksigen terutama agak susah sekali. Karena memang tidak kesalahan di Pemerintah Provinsi (Bali), memang target produksi Indonesia memang tidak cukup memadai," kata Cok Ace saat vaksinasi COVID-19 sektor jasa keuangan di Denpasar, Jumat (23/7). 

Namun dalam kesempatan itu, Cok Ace tak menyebutkan berapa kebutuhan dan ketersediaan oksigen di Bali saat ini. Ia hanya menyebutkan bahwa kebutuhan di Bali memang cukup banyak.

Baca juga: Pasien Isoman di Buleleng Meninggal, Satgas Covid-19 Sempat Kelabakan

"Jadi antisipasinya memang kita punya kebutuhan yang cukup banyak, kita pesan 50 (ton) dapatnya cuma 25 (ton). Jadi kita seleksi yang betul-betul memerlukan dan (yang) tidak terlalu memerlukan kita tunda, yang prioritas kita berikan," terangnya.

Menurut Cok Ace, oksigen rata-rata dipakai oleh pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit. Sementara yang menjalani perawatan di rumah atau isolasi mandiri (isoman) jarang yang menggunakan oksigen, sebab dianggap masih mengalami gejala biasa.

"Jadi itulah kita prioritaskan untuk kebutuhan yang memang diisolasi-isolasi di rumah sakit itu. Apalagi yang di ICU memang memerlukan tenkanan tinggi di sana," kata dia.

Sementara itu, Anggota Pos Koordinasi Penyediaan Oksigen Medis untuk Penanganan COVID-19 I Made Rentin mengatakan, oksigen untuk Bali didatangkan dari beberapa perusahaan. Oksigen paling utama didatangkan dari PT Samator/Samabayu Mandala.

"Utama (dari) PT Samator. Penyanding ada beberapa (seperti) BIG (PT Bayu Inti Gasindo) dan lain-lain," kata Rentin yang juga sebagai Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Bali itu.

Sementara beberapa perusahaan lainnya yang juga memasok oksigen ke Bali seperti PT Aneka Gas, UD Sri Murti Oksigen, PT Udiana Bina Gas Industri, PT Bali Oksigen Semesta, CB Himalaya Gasindo, CV Sembing Raya dan PT Muda Karya Medika.

(rb/feb/yor/JPR)

 TOP