alexametrics
Sabtu, 16 Oct 2021
radarbali
Home > Metro Denpasar
icon featured
Metro Denpasar

APBD Badung 2022 Dirancang Anjlok Rp 800 Miliar

25 Juli 2021, 13: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

APBD Badung 2022, anjlok, rancangan APBD, Kabupaten Badung,

Puspem Badung, tempat berkantor Bupati dan DPRD serta sejumlah instansi berkantor. (IST)

Share this      

MANGUPURA – Pandemi covid-19 yang berdampak pada pendapatan daerah di Kabupaten Badung membuat Pemkab Badung harus lebih berhati-hati dalam menyusun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2022.

Bahkan APBD Badung pada tahun anggaran 2022 dirancang Rp 2,9 triliun. Jumlah ini anljok alias menurun sekitar Rp 800 miliar lebih dibandingkan APBD Badung 2021 yang sebesar Rp 3,8 triliun.

Hal ini diungkapkan Sekda Badung Wayan Adi Arnawa belum lama ini. Sekda Adi Arnawa menyatakan, berdasarkan KUA PPAS ini, struktur APBD Badung tahun anggaran 2022 dirancang pada angka Rp2,9 triliun.

Baca juga: Polisi Bagikan Ratusan Sembako untuk Pedagang Nasi Jinggo di Buleleng

“Ini berarti terjadi penurunan dari APBD 2021 dari Rp 3,8 triliun menjadi Rp 2,9 triliun. Penurunannya sekitar Rp 800-an miliarlah,” ujar pejabat asal Pecatu, Kuta Selatan tersebut.

Dia menyebutkan, pendapatan asli daerah (PAD) Badung dari sebelumnya dari Rp2,8 triliun menjadi Rp1,9 triliun pada 2022. Menurutnya, semua sudah tahu bahwa di saat pandemi covid-19 sekarang ini Badung sampai hari ini masih berharap dari sektor pariwisata. Namun ini sangat bertolak belakang dengan spirit penanganan covid-19.

Kondisi ini, tegasnya, berimplikasi pada penurunan pendapatan dari sektor pajak hotel dan restoran (PHR) yang merupakan salah satu pajak yang banyak mendorong dan mendongkrak besaran PAD Badung.

“Maaf ini salah satu langkah kita dan salah satu arahan Bapak Bupati. Kita berusaha bagaimana menyampaikan performance APBD kita yang mendekati riil dalam situasi Covid-19 sekarang ini,” tegasnya.

(rb/dwi/yor/JPR)

 TOP