alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Pasien Covid di RS Klungkung Melonjak hingga 76, 10 di Antaranya Nakes

25 Juli 2021, 15: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

pasien Covid-19, RSUD Klungkung, melonjak, meningkat, nakes, positif Covid-19,

Perawatan pasien Covid-19 di RSUD Klungkung. (IST)

Share this      

SEMARAPURA - Kasus Covid-19 di Kabupaten Klungkung masih menunjukkan tren peningkatan. Kondisi itu tidak hanya membuat RSUD Klungkung harus menambah jumlah ruang isolasi pasien Covid-19, namun juga membuat stok oksigen habis.

Bila pada Minggu (11/7) jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Klungkung tercatat sebanyak 32 pasien Covid-19 dan pada Selasa (20/7) menjadi sebanyak 64 pasien Covid-19.

Direktur RSUD Klungkung, dr Nyoman Kesuma, Sabtu (24/7) mengungkapkan ada sebanyak 76 pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Klungkung per Sabtu siang (24/7). Di mana 10 pasien Covid-19 di antaranya merupakan tenaga kesehatan.

Baca juga: APBD Badung 2022 Dirancang Anjlok Rp 800 Miliar

“Dari jumlah tersebut, ada enam pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di ruang ICU. Dan total jumlah nakes yang terpapar Covid-19 di bulan Juli sebanyak 34 orang, baik nakes yang merawat pasien Covid-19 maupun non-Covid-19,” ungkapnya.

Dengan tren peningkatan pasien Covid-19 tersebut, pihaknya mengaku telah meningkatkan kapasitas ruang perawatan pasien Covid-19, baik ruang isolasi maupun ICU Covid-29 kemarin sore. Dengan begitu kapasitas tempat tidur (TT) perawatan pasien Covid-19 yang sebelum 79 TT, kini menjadi 111 TT.

“Sore hari ini, kami buka tambahan 10 TT di isolasi VIP, 20 TT isolasi biasa dan 2 TT ICU di ruang isolasi basement. Jadi total 111 TT yang terdiri dari 8 TT ICU, 9 TT kebidanan, 4 TT bayi,  dan 90 TT isolasi biasa,” bebernya.

Menurutnya tren peningkatan kasus Covid-19 tidak hanya membuat RSUD Klungkung harus mengalih fungsikan ruang perawatan yang ada namun juga membuat stok oksigen habis. Diungkapkannya, stok oksigen cair di RSUD Klungkung telah habis kemarin pagi.

“Hari ini rencananya dapat 60 tabung oksigen gas sehingga cukup sampai besok pagi,” katanya.

Melihat kondisi itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat kian disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kesehatan. Sehingga diharapkan dapat menekan potensi terpapar virus korona.

(rb/ayu/yor/JPR)

 TOP