alexametrics
Kamis, 23 Sep 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Kasus Varian Delta di Bali Tembus 1.000, Koster Klaim Masih Terkendali

31 Juli 2021, 08: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

varian delta, varian baru, kasus Covid Bali, Gubernur Koster,

Gubernur Bali Wayan Koster (Wayan Widyantara)

Share this      

DENPASAR –Meski kasus baru Covid-19 akibat varian Delta saat ini sudah menembus angka 1.000, namun Gubernur Bali Wayan Koster mengklaim jika secara umum kasus Covid-19 di Bali terkendali.

Klaim gubernur dengan terkendalinya kasus Covid-19 di Bali, ini salah satunya diukur dari tingginya tingkat kesembuhan pasien.

“Pada tanggal 28 Juli 2021, muncul kasus baru sebanyak 1.452 orang, astungkara yang sembuh mencapai 955 orang, dan yang meninggal sebanyak 44 orang,” ujarnya pada Jumat (30/7).

Baca juga: Dilantik, Bupati Minta Tiga Perbekel Tak Hanya Sekedar menjabat, Tapi

Lebih lanjut, secara akumulasi, sejak muncul pandemi Covid-19 bulan Maret 2020 sampai 28 Juli 2021, jumlah kasus Covid-19 sudah mencapai 72.555 orang dengan rata-rata penambahan kasus baru mencapai 816 orang per hari.

Sedangkan jumlah yang sembuh mencapai 59.424 orang (81, 90 persen) atau di atas angka nasional 80, 32 persen.

Kemudian jumlah pasien meninggal mencapai 2.060 orang (2,84persen) atau di atas angka nasional (2, 70 persen), dan jumlah kasus aktif mencapai 11.071 orang (15, 26 persen) di bawah angka nasional sebesar 16, 98 persen.

Sementara itu, terkait penambahan kasus baru, Gubernur Koster merinci, paling banyak terjadi di Denpasar, Badung, Tabanan, dan Buleleng.

Dari total kasus aktif sebanyak 11.071 orang di Bali, yang dirawat di rumah sakit sebanyak 2.253 orang (21, 39 persen), di karantina terpusat sebanyak 1.495 orang (13, 50 persen), dan isolasi mandiri sebanyak 7.323 orang (66, 14 persen).

“Terlihat bahwa yang melakukan isolasi mandiri di rumah sangat tinggi, yang berpotensi terjadi penularan Covid-19 dalam klaster keluarga dengan sangat cepat yang menjadi ciri penularan jenis Covid-19 varian Delta sehingga jumlah kasus harian meningkat cepat,” kata Koster.

Sementara itu, banyaknya kasus aktif yang dirawat di rumah sakit memerlukan layanan kesehatan yang memadai, namun masih dapat diatasi dengan baik.

Jumlah tempat tidur untuk perawatan pasien biasa tersedia sebanyak 2.344 tempat tidur, yang sudah terisi sebanyak 1.803 tempat tidur (78, 84 persen).

Jumlah tempat tidur untuk perawatan pasien intensif di ruang ICU tersedia sebanyak 289 tempat tidur di 14 rumah sakit rujukan, yang sudah terisi sebanyak 206 tempat tidur (71,28 persen).

“Banyaknya pasien yang dirawat di rumah sakit juga memerlukan ketersedian tenaga dokter dan para medis dalam jumlah yang memadai, astungkara sampai saat ini dapat diatasi (terkendali, Red) dengan baik,” imbuh Koster.

Lalu bagaimana dengan kondisi ketersediaan oksigen di Bali?

Menurutnya, penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit memerlukan oksigen yang terus meningkat secara drastis. Namun berkat dukungan kuat pemerintah pusat, Koster mengaku bersyukur bisa terpenuhi.

“Astungkara, kebutuhan oksigen di semua rumah sakit dapat dipenuhi sehingga tidak berisiko tinggi bagi pasien,” pungkas Koster. 

(rb/ara/pra/JPR)

 TOP