alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Travelling
icon featured
Travelling

Jika PPKM Berakhir, Kadispar Badung Bilang Siap Terima Wisatawan

Prokes, CHSE, dan Hotel Karantina Tersedia

01 Agustus 2021, 11: 28: 52 WIB | editor : Yoyo Raharyo

pariwisata, siap terima wisatawan, ppkm berakhir, Badung, Bali,

Wisatawan domestik di Kuta, 31 Mei 2021 lalu. (DOK RADAR BALI)

Share this      

MANGUPURA  – Pemberlakuan PPKM level empat Jawa – Bali bakal berakhir besok, 2 Agustus 2021. Jika PPKM dilonggarkan. pelaku pariwisata di Badung pun memastikan siap menyambut turis domestik maupun mancangera.

Kesiapan itu disampaikan para pelaku pariwisata kepada pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung, Cokorda Raka Darmawan.

“Seandainya (pariwisata) dibuka, kami sudah siap. Apa yang harus kami lakukan bila turis datang. Prokes sudah siap, begitu juga hotel karantina. Jadi, tinggal action saja,” kata Cok Darmawan kepada radarbali.id, Sabtu (31/7).

Baca juga: Badung Minta Bantuan Pusat Revitalisasi Belasan TPS3R yang Mati Suri

Dispar Badung sendiri sukses memberlakukan pelatihan Cleanliness, Health, Safety, Environment (CHSE) untuk semua pelaku pariwisata pada awal akhir 2020 lalu.

CHSE ini dapat membantu memberikan jaminan kepada wisatawan dan masyarakat, bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

Pemilik hotel, restoran, travel, dan pelaku pariwisata lainnya sering mencurahkan isi hatinya pada Cok. Mereka menanyakan kapan pariwisata dibuka lagi.

“Mereka (pelaku pariwisata) curhat, terlalu lama ini (pariwisata) ditutup. Kapan pariwisata dibuka lagi,” tutur Cok

Pejabat asal Gianyar itu hanya bisa mengimbau pelaku pariwisata bersabar. Sebab pemerintah daerah tidak bisa memutuskan. Kebijakan penanganan pandemi Covid-19 semua diatur oleh pusat. Termasuk pemberlakukan PPKM level.

Cok Sendiri enggan berandai-andai tentang PPKM level empat yang akan berakhir besok. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewajiban mendukung kebijakan pemerintah pusat.

“Kami sekarang ini dalam posisi menunggu. Apapun arahan kebijakan pusat, kami di daerah pasti mengikuti. PPKM diperpanjang maupun tidak, kami ikuti,” imbuhnya.

Cok menyatakan vaksinasi juga bisa dijadikan salah satu syarat turis masuk ke Bali. Dengan adanya turis wajib vaksin, bisa menambah perlindungan diri.

(rb/san/yor/JPR)

 TOP