alexametrics
Kamis, 23 Sep 2021
radarbali
Home > Metro Denpasar
icon featured
Metro Denpasar
Kematian Haryani di Lokalisasi Padanggalak

Wanita yang Tewas di Lokalisasi Padanggalak Keluarkan Darah dari Mulut

04 Agustus 2021, 16: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Haryani, lokalisasi Padanggalak, Denpasar, tewas, penyebab kematian, mulut keluar darah,

Petugas mengeluarkan tubuh Haryani, wanita yang tewas di bekas lokalisasi Padanggalak, Denpasar, Rabu (4/8). (IST)

Share this      

DENPASAR – Kematian Haryani, wanita yang tinggal di kamar bekas lokalisasi Padanggalak, Denpasar pada Rabu (4/8) masih menjadi teka-teka. Belum dipastikan apakah korban meninggal dunia karena sakit atau karena hal lain.

Namun, korban sebelumnya berteriak minta tolong. Namun, pengelola tempat lokalisasi itu sempat mendenar teriak tersebut dan menolong korban dengan memberinya minuman. Kemudian meninggalkan Haryani.

Yang menjadi fakta lainnya adalah ketika Bu Nur mendatangi korban untuk kedua kalinya, kondisi korban makin parah. Bahkan, dari mulutnya mengeluarkan darah.

Baca juga: Tuding PPKM Tak Efektif, Banyak Netizen Gagal Paham, Ini Buktinya

"Saksi (Bu Nur) mendapati bahwa dari mulut korban (Haryani) sudah mengeluarkan darah,” papar Kasubab Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi Rabu (4/8).

Saat melihat kondisi korban demikian, Bu Nur pun ketakutan. Selanjutnya dia mencari warga sekitar untuk meminta bantuan

Warga Bersama Bu Nur pun dating ke kamar Haryani tersebut. Dan diketahui Haryani sudah meninggal  dunia. Kasus ini pun dilaporkan polisi.

Soal kepastian penyebab kematian Haryani, pihak kepolisian belum memberikan kepastian. Iptu Sukadi menegaskan bahwa tim dari Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan.

"Kasus ini masih diselidiki untuk mengetahui penyebab kematian korban," jelas Sukadi.

Diketahui, Haryani ditemukan tewas di sebuah bekas tempat lokalisasi di Jalan Padanggalak, Denpasar Timur Rabu (4/8/2021) sekitar pukul 09.30 WITA. Wanita kelahiran 1 Januari 1970 itu menempati kamar bekas lokalisasi tersebut.

Awalnya,  saksi yang biasa dipanggil Bu Nur, pengelola lokalisasi itu sedang berada di kamar mandi mendengar suara korban teriak minta tolong. Setelah mandi, Bu Nur mengecek ke kamar Haryani.

Saat itu, Haryani sudah tidur miring dan mulutnya juga miring. Namun, Haryani masih bernyawa. Bu Nur pun membantu dengan memberi Haryani air minum. Kemudian meninggalkan Haryani. Namun, ketika Bu Nur kembali untuk mengecek kondisi Haryani, ternyata korban sudah mengeluarkan darah dari mulut. Dan dipastikan tewas.

(rb/mar/yor/JPR)

 TOP