alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Ortu Siswa Tanya Bantuan Paket Internet, Ini Kata Kadisdik Karangasem

04 Agustus 2021, 16: 45: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

bantuan internet, siswa, pembelajaran daring, Kadisdik Karangasem,

Kadisdik Karangasem I Gusti Ngurah Kartika (DOK RADAR BALI)

Share this      

AMLAPURA – Sejumlah orang tua siswa bertanya-tanya apakah pemerintah akan memberikan bantuan paket internet lagi atau tidak. Padahal, tingginya angka kasus Covid-19 yang berlangsung hingga saat ini membuat proses pembelajaran melalui online (daring) terus dilakukan semua sekolah di Karangasem.

Hanya saja hingga saat ini bantuan paket internet untuk menunjang pembelanjaran jarak jauh tersebut belum diterima para orang tua siswa. Mestinya, bantuan dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dikucurkan untuk membantu orang tua siswa yang menjalani pembelajaran secara daring.

Agar pembelajaran peserta didik tetap berlangsung, para orangtua siswa pun mau tidak mau membelikan paket internet dengan biaya pribadi. Kondisi ini menambah beban di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem belum bisa berbuat banyak lantaran bantuan itu diberikan pemerintah pusat. Sementara pemerintah daerah tidak menganggarkan secara khusus bantuan paket internet untuk menunjang siswa yang tengah melakukan pembelajaran jarak jauh ini.

"Sementara paket internet ditanggung orang tua dulu. Karena bantuan paket internet itu merupakan kebijakan pusat dan tidak dari Pemkab,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem I Gusti Ngurah Kartika belum lama ini.

Kartika menambahkan, bantuan paket internet ini memang akan dilanjutkan kembali untuk siswa, guru dan mahasiswa dan dosen yang rencananya disalurkan bulan Agustus ini. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan kapan akan diberikan, dan masih menunggu perkembangan informasi.

Baca juga: Bupati Giri Prasta Lanjutkan Pemantauan Penyaluran BLT di Kuta Utara

“Bantuan langsung dari pemerintah pusat karena data penerimanya mengacu data pokok pendidikan langsung ke Kemendikbud," jelasnya.

Untuk meredam pertanyaan para wali murid, pihaknya pun meminta masing-masing sekolah untuk menyampaikan ke orang tua siswa untuk sementara sabar menunggu.

"Jadi sekolah yang memasukkan datanya siapa-siapa saja yang memerlukan melalui Dapodik yang langsung ke Kemendikbud," imbuhnya.

Pihaknya mengakui, bantuan itu sangat diperlukan para wali murid. Terlebih di masa penerapan PPKM saat ini.

Data sekolah dan siswa di Karangasem, mengacu Dapodik per 1 Agustus. Jumlah siswa SD berjumlah 23.262 orang dan guru 1.604 orang. Sedangkan siswa SMP 10.684 orang dan guru 672 orang. Jumlah sekolah, baik negeri dan swasta yakni SD 356, SMP 48, SMA 19, SMK 13 sekolah.

“Kendalanya saat ini, nomor yang dipakai untuk didaftarkan ada yang tidak aktif. Sementara data itu harus benar akurat. Sehingga bantuan paket internet bisa tepat,” tandasnya.

(rb/zul/yor/JPR)

 TOP