alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Tewasnya Wanita di Komplek Padanggalak

[Update] Muncul Dugaan Haryani Tewas karena Dibunuh Teman Kencan

04 Agustus 2021, 20: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Haryani, wanita, tewas, lokalisasi padanggalak, teriak minta tolong, Pekerja seks komersial, Polresta Denpasar, Polsek Dentim, layani pria bule, didug

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di eks komplek lokalisasi Padanggalak, Dentim, Rabu (4/8) (Istimewa)

Share this      

TEWASNYA Haryani, secara mendadak di eks komplek lokaliasi Padanggalak, Denpasar Timur sempat gegerkan warga.

Terlebih dari informasi, perempuan terduga pekerja seks komersial (PSK) ini meninggal beberapa saat usai melayani atau berkencan dengan pria bule. Benarkah?

 

Baca juga: Wayan Sudirta Berikan Santunan Bagi Keluarga Korban Longsor di Rendang

ANDRE SULLA-MARCELL PAMPURS, Denpasar

USAI dinyatakan meninggal, pada Rabu (4/8) sekitar pukul 09.30 WITA, jasad perempuan kelahiran 1 Januari 970 ini langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar.

Sebelum meninggal, dari kesaksian Pengelola tempat lokalisasi Padanggalak bernama Bu Nur, 40, korban baru tinggal di TKP sekitar dua bulan.

Selama tinggal dua bulan, saksi kepada polisi menyatakan jika korban yang asal Bondowoso, Jawa timur itu dalam baik-baik saja dan tidak menunjukkan tanda sakit keras.

Bahkan terakhir, sekitar 15 sebelum ditemukan sekarat di ranjang atau tempat tidur kamarnya, korban juga sempat kedatangan tamu pria bule.

Sedangkan masih kata Bu Nur, saat dirinya sedang di kamar mandi, ia mengaku mendengar suara minta tolong dari korban yang sedang berada di kamarnya. 

Seusai mandi, kemudian saksi mengecek ke kamar korban.

Saksi sudah menemukan korban dalam posisi tidur miring, namun masih dalam keadaan bernyawa. 

Selanjutnya saksi berusaha menolong korban dengan memberikan air minum ke korban. Setelah korban meminum air putih, selanjutnya saksi meninggalkan korban di kamarnya. 

Beberapa saat kemudian, saksi kembali masuk ke kamar korban dengan niat mengecek kembali keadaan korban.

Namun saat kembali ke kamar korban, saksi sudah mendapati mulut Haryani sudah mengeluarkan darah.

Selanjutnya karena ketakutan melihat hal tersebut, saksi kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar.

Saat dicek, ternyata korban sudah tak bernyawa. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke kepolisian Polresta Denpasar.

Tak berselang lama polisi tiba di TKP untuk melakukan penyelidikan. Kasus ini kini masih dalam penyelidikan kepolisian.

Usai melapor, dari olah TKP dan keterangan saksi, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

Hanya saja, dari keterangan saksi, korban sempat melayani pria bule sebelum ditemukan tewas.

Kini di tengah penyelidikan polisi terkait kematian korban, muncul dugaan jika Haryani tewas karena dibunuh saat berkencan. Dugaan kuat itu dikuatkan dengan temuan darah dan beberapa barang bukti lain.

"Diduga, korban dianiaya usai berkencan. Sebab sekitar TKP, ditemukan kondom yang berisikan cairan sperma dan hidung korban mengeluarkan darah. Diduga korban merupakan korban pembunuhan," lagi tutur sumber.

Terkait informasi sumber, Kasubbag Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi membenarkan.

Ia menjelaskan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi. Baik pengelola kos Sahami alias Ibu Nur, 40, juga beberapa teman kos korban.

Selain itu pihaknya telah melakukan olah TKP.

Dugaan sementara, korban dianiaya. Ditambahkan oleh Sukadi, Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur kini masih menyelidiki penyebab kematian Haryani.

"Jenazah korban telah dievakuasi menuju RSUP Sanglah, guna pemeriksaan lebih lanjut dan mengetahui penyebab pasti kematiannya," pungkasnya.

(rb/dre/mar/pra/JPR)

 TOP