alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Tewasnya Wanita di Padanggalak, Dentim

Pria Bule Pelanggan Tetap, Sebelum Tewas Sempat Terlihat Boncengan

05 Agustus 2021, 05: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Haryani, wanita, tewas, lokalisasi padanggalak, PSK, Polresta Denpasar, Polsek Dentim, pembunuhan, dibunuh teman kencan, buru pria bule,

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP di Kompleks Lokaliasasi Padanggalak, Dentim, Rabu (4/8) (Istimewa)

Share this      

DENPASAR-Fakta baru terungkap dari tewasnya Haryani, 51, wanita terduga pekerja seks komersial di kompleks lokalisasi Padanggalak, Kesiman, Denpasar Timur, Rabu (4/8) pagi kemarin.

Fakta baru itu selain dugaan korban tewas dibunuh pria bule yang merupakan tamu atau pria yang sempat dilayani korban, juga soal status antara bule dengan korban.  

Seperti dikatakan salah satu saksi Tiwi Dwi Ratnawati, 25.

Baca juga: Tim Dokter Forensik RSUP Sanglah Ungkap Hasil Visum Luar Jasad Haryani

Perempuan yang juga diketahui sebagai salah satu pekerja seks komersial ini saat ditemui di TKP menyatakan, jika sebelum kejadian, ia melihat korban (Haryani) berboncengan dengan terduga pelaku.

Menurut Ratnawati, ia melihat korban berboncengan dengan bule saat dirinya sedang menunggu tamu di lokasi kejadian.

Setelah terlihat berboncengan, Korban Haryani kemudian masuk bersama tamunya ke dalam kamar.


Setelah beberapa saat berkencan di dalam kamar, Saksi Ratnawati juga melihat pria bule meninggalkan lokasi kejadian seorang diri.

Kata Saksi Ratnawati, pria bule yang fasih dan lancar berbahasa Indonesia, itu pergi mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Mio warna merah hat.

”Perawakannya sedang, rambut pirang lurus dan tinggi badan kurang lebih 180 cm. Bule itu memang langganannya. Ngak begitu tua juga sih orangnya," tuturnya.

Sementara itu, saksi lain yang juga pengelola lokalisasi Padanggalak Suhami alias Bu Nur, 40, menyatakan, selain mendengar korban berteriak saat dirinya mandi. Sebelum kejadian, ia juga sempat melihat antara korban dan pelaku sempat bersitegang. Hanya saja ia tak begitu jelas terkait keributan antara korban dengan pria bule.

"Setahu saya, dia masuk ke kamar bersama seorang WNA yang merupa tamu langganan. Ya tamunya orang Bule. Saya dengar hanya ini bukan 200, tapi 300 " kata Ibu Nur kepada Jawa Pos Radar Bali sembari mengelus dadanya terkesan panik.

(rb/dre/pra/JPR)

 TOP