alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Disebut Lebih Manjur dari Sinovac, Nakes Tabanan Divaksin Moderna

05 Agustus 2021, 10: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

vaksinasi ketiga, vaksin booster, tenaga kesehatan, Tabanan , moderna, sinovac,

Vaksinasi tenaga medis di Tabanan menggunakan vaksin Sinovac beberapa bulan lalu. Kini mereka disuntik lagi dengan vaksin Moderna yang disebut lebih manjur. (DOK RADAR BALI)

Share this      

TABANAN – Para tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Tabanan mulai menerima vaksin Moderna yang memiliki efikasi (kemanjuran) lebih tinggi dari Sinovac. Moderna diklaim melalui uji klinis memiliki 94 persen, sedangkan Sinovac hanya 65 persen. Vaksin dosis tahap 3 tersebut diberikan kepada nakes untuk memberikan perlindungan tubuh nakes agar mereka lebih kebal terhadap jenis varian baru Covid-19.

Di Tabanan vaksinasi dosis ke-3 terhadap para nakes sudah berlangsung sejak Selasa (3/8) kemarin. Dengan sasaran tenaga medis yang menerima booster berjumlah 3.480 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr Nyoman Suratmika menjelaskan meski telah mulai melakukan vaksinasi tahap ketiga bagi tenaga kesehatan dengan vaksin moderna. Sayangnya jumlah vaksin Moderna masih terbatas.

Baca juga: Shortcut Antosari-Bajera Mulai Digarap, Mulai Pasang Tiang Pancang

Pihaknya baru menerima 240 vial jenis vaksin moderna. Sehingga di Tabanan sendiri baru mampu menjangkau sebanyak 3.360 orang nakes

“Kami masih kekurangan vaksin untuk tahap ke-3, namun sudah ada informasi vaksin moderna akan dipenuhi secara bertahap,” jelasnya, Rabu (4/8).

Kata dia pemberian vaksinasi terhadap tenaga kesehatan ini dilakukan bertahap. Pemberian vaksinasi moderna dengan maksud memberikan perlindungan seutuhnya kembali kepada para nakes. Agar daya tahan mereka tetap stabil. Mengingat juag sudah banyak nakes yang terpapar virus corona dengan varian baru Covid-19.

Tak ada syarat khusus bagi nakes yang menerima vaksin. Yang jelas mereka sudah menerima vaksin taap 1 dan tahap 2. Kemudian vaksin bisa juga diberikan kepada para nakes penyintas Covid-19.

Skemanya pemberian vaksin akan disebar ke fasilitas kesehatan. Kemudian tenaga kesehatan sendiri yang mengatur pemberian vaksinasi.

“Pemberian vaksinasi bertahap, yang pertama kita kasi nakes yang kontak langsung dengan pasien," ucapnya.

Sementara mengenai dengan target tuntasnya pemberiaan booster tersebut. Pihaknya optimis menyelesaikan pekan ini.

"Kita akan selesaikan sampai pekan depan untuk vaksinasi dosis ke -3 bagi nakes," tandasnya.

Terpisah Kepala Puskesmas Selemadeg Barat, dr Wayan Arya Putra Manuaba menambahkan, vaksinasi terhadap tenaga kesehatan sudah dilakukan mulai Selasa (3/8) secara bergilir.

“Pemberian vaksinasi kita lakukan setelah pelayanan shift pagi,” tegasnya.

Ditegaskan jumlah tenaga kesehatan yang diberikan vaksinasi dosis ke -3 ini sejumlah 84 tenaga kesehatan. Hanya saja tak semua bisa dilakukan vaksinasi karena sejumlah factor. Di antaranya memiliki penyakit hipertiroid, belum 3 bulan dari vaksin ke -2 dan juga belum 3 bulan dari terpapar Covid-19 karena terpapar dari keluarganya.

“Yang sempat terkonfirmasi hanya menderita gejala ringan dan sudah mendapatkan vaksinasi lengkap,” pungkasnya.

(rb/jul/yor/JPR)

 TOP