alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Bali United
icon featured
Bali United

Malam Ini, Bali United Vs Persik Kediri, Awas Terkaman Macan Putih

27 Agustus 2021, 12: 34: 36 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Bali United, Kerdit Kediri, Liga 1, Serdadu Tridatu, Macan Putih, Bali Unted Persik,

Bali United dalam Liga 1 2019 lalu. (MIFTAHUDDIN/ RADAR BALI)

Share this      

DENPASAR – Jumat malam hari ini (27/8), Bali United memulai babak baru di Liga 1 2021/2022. Setelah kompetisi berhenti selama lebih dari 17 bulan, akhirnya mereka akan bertandingan kembali. Dengan protokol kesehatan yang ketat, hanya akan ada tiga pertandingan yang dilakukan terlebih dahulu.

Setelah tiga pertandingan, baru dilakukan evaluasi apakah pertandingan selanjutnya bisa digelar atau tidak. Di laga pembuka, Bali United akan menghadapi Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ini adalah pertemuan kedua tim untuk pertama kalinya.

Duel kali ini bisa dikatakan sebagai duel tim juara, namun dengan kasta berbeda. Bali United adalah kampiun Liga 1 2019, sedangkan Persik Kediri adalah pemegang gelar jawara Liga 2 2019.

Baca juga: Ini Sederet Alasan Kepsek Cabul di Jembrana Dihukum 15 Tahun Penjara

Keduanya kebetulan sama-sama berpesta di Stadion Kapten I Wayan Dipta karena final Liga 2 saat itu berlangsung di Stadion Dipta.

Di atas kertas, sebenarnya Bali United lebih unggul dibanding Macan Putih – julukan Persik Kediri. Soal nilai pasar klub, juga bak bumi dan langit. Nilai pasar Bali United dibanding tim dari Kota Tahu itu terpaut nyaris separuhnya.

Tapi bola itu bundar. Jangan pernah menganggap enteng lawan. Serdadu Tridatu harus tetap awas terhadap kemungkinan terkaman Macan Putih. Tidak baik juga terlalu over confidence menghadapi Persik yang notabene adalah klub promosi. Tim-tim Jawa Timur dikenal sebagai tim yang ngotot.

Inilah yang diungkapkan M. Sidik Saimima, gelandang serang milik Bali United.

“Karakter tim dari Jawa Timur itu tidak kenal lelah. Mereka pantang menyerang dan tidak mau kalah. Di sana itu ada istilah wani ojok wedi (berani jangan takut). Mereka pasti akan bermain all-out,” ucapnya.

“Intinya, Bali United jangan pernah anggap enteng Persik Kediri. Mereka itu tim besar. Kami harus kerjasama untuk mengalahkan mereka,” tambah pemain asal Tulehu tersebut.

Di sisi lain, Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra sependapat dengan Saimima. Dia tidak ingin gegabah menghadapi skuad asuhan Joko “Gethuk” Susilo tersebut.

“Persik Kediri tim tradisional di Indonesia. Mereka sudah juara Liga 2. Bali United harus respect dengan mereka,” ucapnya.

Arthur Silva Absen

Bali United memboyong 22 pemain ke Jakarta. Hanya tiga pemain asing yang ikut serta karena pemain asing pengganti Diego Assis belum diumumkan oleh Manajemen Bali United. Kondisi tim pun tidak ada masalah.

Tapi, kemenangan adalah hasil mutlak yang harus dipetik Ilija Spasojevic dkk untuk memberikan hadiah bagi Semeton Dewata yang hanya menyaksikan pertandingan dari rumah saja.

Tentu atmosfer pertandingan akan berbeda. Liga 1 tentu berbeda dengan Piala Menpora atau Tour de Java.

Tekanan akan lebih tinggi di Liga 1. Mereka perlu mewaspadai beberapa pemain Persik yang bisa mengancam mereka. Misalnya saja mantan gelandang Bali United Ahmad Agung Setiabudi, Tinga, Bahsoun Ibrahim, dan Ezzejjari Yousef. Sebenarnya Persik memiliki skuad yang komplit.

Hanya saja bek tengah asal Brasil Arthur Silva harus absen lantaran mengalami cedera hamstring. Selain itu gelandang Dionathan Machado juga mengalami cedera.

Sementara itu Pelatih Persik Kediri Joko “Gethuk” Susilo mengaku semua pemain sudah memiliki perkembangan yang signifikan jelang laga menghadapi Bali United meskipun selama masa persiapan, mereka hanya melakukan internal game saja.

Berbeda dengan Bali United yang sudah melakoni beberapa laga uji coba seperti di Tour de Java dan menghadapi Rans Cilegon FC di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran beberapa waktu lalu. “Kami sudah tekad bulat untuk setiap pertandingan bisa maksimal,” beber mantan Asisten Pelatih Arema FC tersebut.

Terkait Bali United, Gethuk mengaku jika calon lawannya tersebut adalah tim kuat.

“Mereka itu juara Liga 1 kemarin (2019). Mereka juga beberapa kali mewakili Indonesia (di kualifikasi Liga Champions Asia dan AFC Cup),” ujarnya.

Dia sadar kekuatan skuad asuhannya sudah dilihat oleh Teco. Tapi sebaliknya, dia sudah memantau perkembangan Bali United selama ini.

“Jadi tidak ada masalah. Ini kan, sudah sama-sama tahu kekuatan. Kami juga sudah mempelajari mereka. Kami itu mengandalkan kekompakan tim dan fighting spirit pemain,” tutupnya.

Ini susunan pemain yang diperkirakan akan dimainkan Stefano Cugurra Teco:

Prakiraan susunan pemain

Bali United (4-2-1-3)

Penjaga gawang: 59-Wawan Hendrawan

Belakang dari kiri: 24-Ricky Fajrin, 32-Leonard Tupamahu, 34-Willian Pacheco, 33-Dias Angga Putra

Tengah dari kiri: 19-Rizky Pellu, 6-Brwa Hekmat Nouri

Tengah: 87-Stefano Lilipaly (C)

Depan dari kiri: 7-Melvin Platje, 9-Ilija Spasojevic, 77-M. rahmat

Pelatih: Stefano Teco Cugurra

Persik Kediri (4-4-2)

PG: 33-Dian Agus Prasetyo

Belakang dari kiri: 3- Dany Saputra (C), 2-Risna Prahalabenta, 44- O.K. John, 78- Vava Yagalo

Tengah dari kiri: 18-Hariyanto Panto, 6- Krisna Bayu Otto, 45 Eka Sama Adi Prasetya, 10-Septian Bagaskara

Depan dari kiri: 20-Ibrahim Bahsoun, 99-Youssef Ezzejjari

Pelatih: Joko Susilo

(rb/lit/yor/JPR)

 TOP