alexametrics
Selasa, 21 Sep 2021
radarbali
Home > Politika
icon featured
Politika

Hore! Penduduk Membengkak, Jumlah Kursi DPRD Badung Bertambah Jadi 45

02 September 2021, 09: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

penduduk Badung, bertambah, kursi DPRD Badung, jadi 45 kursi,

DPRD Badung akan ada tambahan kursi menjadi 45 karena jumlah penduduk Badung bertambah. (DOK RADAR BALI)

Share this      

MANGUPURA – Jumlah kursi di DPRD Badung yang saat ini 40 akan bertambah menjadi 45 kursi dalam Pemilu Legislatif tahun 2024 mendatang. Ini sebagai akibat dari membengkaknya jumlah penduduk Badung yang lebih dari 500 ribu jiwa.

Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan terkait rencana UU No. 7 tahun 2017 ketika kab/kota memiliki jumlah penduduk lebih dari 500 ribu maka kursi di DPRD lebih dari 45 kursi.

Artinya dari sisi jumlah penduduk di Badung lebih dari 512 ribu maka alokasi kursi di DPRD harus melebihi 45 kursi. 

Baca juga: Polda Bali Gerebek Rumah Pengedar Ratusan Ekstasi, Joker Dicari

“Jadi di Badung yang mendapat tambahan kursi ialah Kecamatan Mengwi 1 kursi, Kecamatan Abiansemal 1 kursi, Kecamatan Kuta Selatan 2 kursi dan Kuta Utara 1 kursi sehingga totalnya sebanyak 5 kursi tambahan untuk Kabupaten Badung,” jelas Semara Cipta belum lama ini.

Lebih lanjut,  persiapan di tahun 2024 akan ada 2 pemilihan yaitu Pemilu yang rencananya 28 Februari dan Pilkada yang diadakan 27 November.

“Tetapi karena berbenturan dengan hari raya Galungan, kami sudah mengajukan tanggal 14 Februari, setidaknya tidak diadakan bertepatan dengan hari raya Galungan. Untuk tingkat provinsi dan seluruh kab kota akan melakukan pilkada secara serentak di 27 November 2024 dan kami sudah menyusun anggaran biaya untuk pilkada serentak, alokasi dana masih direncanakan,” terangnya.

Sementara Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mengakui di Badung memang terjadi kenaikan jumlah penduduk maka memang harus ada penambahan kursi untuk di DPRD badung. Untuk ke depannya akan siapkan anggaran bukan untuk pemilu saja tetapi untuk DPRD juga.

“Mudah-mudahan nanti di tahun 2024 kondisi kita membaik dan apa yang menjadi harapan KPU bisa kita follow up,” harapnya.

Pihaknya juga mengatakan bahwa di Badung memang terdapat 512 jiwa orang tetapi nanti pada saat pemilu atau pilkada diperkirakan 300 ribu saja yang memilih. Golongan putih alias golput selalu muncul menghantui setiap kontestasi politik baik itu di pentas pemilihan kepala daerah maupun pemilihan presiden.

Meskipun di Badung tak ada hukuman yang diberikan kepada mereka yang memutuskan untuk golput, namun masyarakat sudah sering diingatkan soal tanggung jawab untuk memilih calon pemimpin yang akan memegang kekuasaan.  

(rb/dwi/yor/JPR)

 TOP