alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Di Balik Cerita Pasutri Asal Manado, Sultra

Istri Divonis Gegara Sebut Monyet, Kini Giliran Suami Dituntut 4 Bulan

13 September 2021, 17: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

pasutri asal Manado, UU ITE, Pencemaran nama baik, sebut monyet, Linda Fitra Paruntu, Rommy Rempas,

Simone Christine Polhutri (kiri) didampingi kuasa hukumnya saat jumpa pers, Senin (13/9) (Marcell Pampurs)

Share this      

BERMULA dari kesalahpaham di grup whatsapp (WA) dan umpatan kata “monyet” di akun facebook, pasangan suami istri (pasutri) harus berurusan dengan hukum.

Bahkan, tak hanya Linda Fitra Paruntu, namun atas kasus ini, suaminya Rommy Rempas juga harus bernasib sama dan didudukkan di kursi pesakitan. Kok bisa?

MARCELL PAMPURS, Denpasar

Baca juga: Ungkap Alasan Laporkan Hakim, Poin Ketiga Bikin Gendo Geleng Kepala

LINDA Fitria Paruntu telah divonis percobaan satu tahun oleh Mahkamah Agung (MA) RI.

Hal itu setelah Linda melalui kuasa hukumnya mengajukan kasasi. Putusan itu dijatuhkan oleh MA Selasa 29 Juni 2021 lalu.

Saat itu, ibu rumah tangga asal Manado, Sulawesi Utara (Sultra) ini dilaporkan oleh Saksi Korban Simone Christine Polhutri dan divonis bersalah telah melanggar Pasal 27 ayat (3) juncto pasal 45 ayat (3) UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Sayangnya, meski kasus ini sudah dinyatakan inkrah, ternyata kasus masih berlanjut di Pengadilan Negeri Denpasar.

Setelah Linda Fitria Paruntu divonis bersalah dalam kasus ini. Kini giliran suaminya Rommy Rempas didudukkan di kursi pesakitan.

Rommy dijadikan sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Denpasar atas kasus pencemaran nama baik.

Pelapornya adalah masih Simone Christine Polhututri. Bahkan kasus ini pun masih berkaitan erat dengan kasus yang menjerat sang istri Linda. 

Dalam sidang tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri Denpasar pada Kamis (9/9/2021) lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hari Soetopo di hadapan Ketua Majelis Hakim Rustanto menuntut Rommy dengan tuntutan pidana selama empat bulan.

"Ya betul, tuntutannya empat bulan," kata Gede Astawa selaku juru bicara 2 Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (13/9/2021).

Tutuntan JPU, itu karena Terdakwa Rommy dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 310 ayat (1) KUHP tentang Pencemaran nama baik. 

Selain itu, Gede Astawa juga membenarkan jika Rommy Rempas memang suami dari terpidana Linda Fitria Paruntu.

"Betul (suami istri), sepertinya (kasus keduanya) masih ada kaitan," terangnya.

Sementara itu, ditemui di Denpasar, saksi korban Simone Christine Polhututri menceritakan kronologi kasus tersebut.  

Dijelaskan Simone bahhwa itu bermula saat tahun 2019 lalu dari sebuah grup WA orang tua murid SD salah satu sekolah di Kuta Selatan, Badung.

Saat itu ada kesalahpahaman di grup WA yang isinya orang tua siswa termasuk Terdakwa Rommy dan terpidana Linda.

Ternyata masalah itu tak cukup sampai di situ, di media sosial facebook, Simone disebut “monyet” oleh Linda. 

Masih dalam kasus yang sama, saat acara siswa sekolah di salah satu gedung di Badung pada Juni 2019 lalu, tiba-tiba Simone didatangi oleh Rommy di dalam gedung acara itu.

"Saya di sana dikata-katai perempuan gak benar. Saya juga dibilang bukan ibu yang baik. Padahal saya tak mengenal dekat dia itu siapa," jelas Simone di Denpasar, Senin (13/9/2021) sore. 

Menurut Simone, dirinya dikata-katai oleh Rommy di depan ratusan orang tua murid, guru dan pihak sekolah lainnya.

Kata-kata kasar yang dilontarkan Rommy itu terkait kejadian istrinya, Linda yang akhirnya dijerat hukum terlebih dahulu.

Tak terima dengan kejadian dan merasa dirinya dihina dan dipermalukan, Simone langsung melaporkan Rommy ke Ditreskrimum Polda Bali. 

Dalam perjalanannya, menuntut Simone, Rommy seperti tidak punya itikat baik untuk meminta maaf atau melakukan upaya damai.

"Pernah saya dan kuasa hukum saya dipanggil penyidik ke Polda katanya ada upaya damai dengan dia (Rommy Rempas). Tapi saat kami tunggu, dia malah tidak datang," imbuhnya. 

Kasus ini pun berlanjut hingga akhirnya Rommy Rempas dituntut empat bulan penjara di Pengadilan Negeri Denpasar.

Terkait tuntutan itu, Simone merasa sedikit kecewa. Dia pun berharap agar nantinya hakim bisa membuat putusan seadil mungkin.

"Saya berharap ada keputusan adil dari Hakim. Itu saya yang saya minta," tukasnya berharap.

(rb/mar/pra/JPR)

 TOP