alexametrics
Selasa, 21 Sep 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Cuaca Ektrem Berpotensi di 7 Kabupaten di Bali, BMKG Imbau Waspada

14 September 2021, 07: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Cuaca ektrem, ancaman bencana, BMKG III Denpasar, gelombang tinggi, banjir, longsor, selat Bali,

BMKG Wilayah III Denpasar memprediksi cuaca ektrem akan berpotensi terjadi di tujuh kabupaten di Bali (Dok Radar Bali)

Share this      

DENPASAR- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar kembali mengeluarkan imbauan dini bagi masyarakat.

Imbauan itu menyusul dengan adanya potensi dan dampak buruk cuaca ektrem yang terjadi di sejumlah daerah di Bali sepanjang bulan September 2021

Seperti disampaikan Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar Dwi Hartanto. Saat dikonfirmasi radarbali.id, ia menyampaikan jika cuaca ektrem seperti hujan lebat disertai angina kencang berpotensi di 7 (tujuh) Kabupaten di Bali.

Baca juga: Kecepatan Diatas 10 Knot, Atlet Bali Bisa di Atas Angin

Ketujuh kabupaten itu, yakni  Kabupaten Buleleng, Jembrana, Tabanan, Bangli, Klungkung dan Karangasem.

"Semuanya berstatus waspada," ungkapnya pada Senin (13/9/2021).

Dwi Hartanto menambahkan, dampak hujan lebat ini bisa mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Selain hujan lebat, Dwi juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi di wilayah Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Samudera Hindia bagian selatan.

Untuk itu, dengan munculnya sejumlah potensi, pihaknya mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah untuk lebih waspada. Termasuk bagi pengguna atau operator jasa transportasi laut dengan adanya potensi gelombang tinggi.

“Bagi pengguna atau operator jasa transportasi laut, seperti nelayan, wisata bahari, dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir agar selalu waspada dengan munculnya gelombang setinggi 2 meter atau lebih,”tukasnya. 

(rb/ara/pra/JPR)

 TOP