alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Sosok Eber Bessa, Si Versatile Mungil Pemikat Hati Teco

14 September 2021, 16: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

eber bessa, bali united, Stefano Teco Cugurra, pemain asing, serdadu tridatu,

Eber Henrique Ferreira de Bessa (kiri); Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra (Istimewa)

Share this      

DENPASAR– Bali United saat ini sedang menunggu kedatangan gelandang serang anyar asal Brasil, Eber Henrique Ferreira de Bessa.

Rencananya dalam waktu dekat ini, Eber sudah bergabung dengan Bali United. Tapi sebelum itu, dia harus melakukan karantina mandiri terlebih dahulu.

Dia juga tidak mungkin bisa dimainkan saat Bali United menghadapi Persib Bandung di pekan ketiga Liga 1 2021/2022 pada Sabtu mendatang (18/9).

Baca juga: TPA Suwung Akan Ditutup 2022, Pemprov Dorong Desa di Bali Bangun TPST

Bisa saja Serdadu Tridatu masih perlu waktu lebih lama untuk bisa menurunkan gelandang berusia 29 tahun tersebut.

Yang jelas, Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra sudah kepincut dengan Eber. Bahkan dia sudah mengenal pemain kelahiran Belo Horizonte tersebut sejak tahun 2014.

Keduanya diketahui bekerjasama di klub asal Thailand, Phuket FC.

Phuket FC sendiri menjadi klub kedua yang ditangani Teco dalam petualangannya di Thailand selama enam tahun sebelum hijrah ke Persija Jakarta di Liga 1 2017.

 Namun saat itu, Eber masih cukup muda. Dia hanya berstatus sebagai pemain pinjaman dari klub Brasil, Cruzeiro.

“Iya kami kerjasama disana (Phuket FC). Waktu itu dia sangat muda,” terang Teco. Setelah hengkang dari Phuket dan Teco juga hijrah ke klub lain hingga ke Bali United sampai sekarang, dia mengaku sudah memantaunya.

Kebetulan, Eber lebih mematangkan karier sepak bola profesionalnya saat berpetualang ke Portugal. “Saya tahu kemampuan dia. Saya selalu lihat dan lebih (dominan) bermain di Portugal,” ucapnya. Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah mengapa Teco senang dengan gelandang serang mungil?

Sebelum Eber yang memiliki tinggi badan 166 cm, sudah ada Paulo Sergio dan Diego Asiss sebagai gelandang serang asing yang memiliki postur mungil dibawah 170 cm.

Padahal yang diinginkan ayah dua anak tersebut adalah gelandang serang yang memiliki daya jelajah tinggi, daya serang mumpuni, dan juga memiliki kecepatan yang apik.

Baginya, postur mungil bukan jadi masalah. “Kami punya pemain yang berbeda. Dia pendek, tapi tidak ada masalah. Mungkin kalau di posisi lain seperti CB (bek tengah) atau target man, butuh pemain dengan postur yang lebih tinggi. Sebagai gelandang serang, saya pikir tidak ada masalah sama sekali,” ucap mantan arsitek Persija Jakarta tersebut.

(rb/lit/pra/JPR)

 TOP