alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Geger Temuan Mayat di Klungkung

Ditelepon Ada Mayat Mengambang, Sudah 2 Jam Tapi Tak Juga Dievakuasi

15 September 2021, 06: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

geger temuan mayat, mayat mengambang, Balawista Gianyar, BPBD Klungkung, mr X, temuan mayat, perairan Batu Timpeng, Pantai Klotok Klungkung, BPBD Gian

Petugas Balawista Gianyar saat mengevakuasi jasad Mr X yang ditemukan nelayan mengambang di tengah laut (Istimewa)

Share this      

WARGA di sekitar perairan Batu Timpeng, Klotok, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa pagi (14/9) sekitar pukul 09.00 WITA kemarin dibuat geger.

Heboh warga ini menyusul dengan temuan jasad mengambang bertelanjang dada oleh seroang nelayan.

Sayangnya, meski sempat membuat panik dan sudah dilaporkan warga, petugas tak langsung melakukan evakuasi jenazah. Bahkan sampai dua dua jam lebih. Kok bisa?

Baca juga: Kasihan, 12 Anak Panti Asuhan Positif, Langsung Isolasi

IB INDRA PRASETYA, Gianyar

SEPERTI dibenarkan Anggota Balawista Gianyar, Join Hermanto. Saat dikonfirmasi, ia mengatakan, bahwa sebelum dievakuasi, petugas Balawista Gianyar mendapat informasi orang hanyut dari nelayan Desa Lebih, Kecamatan Gianyar sekitar pukul 09.00 WITA.

Saat itu kata Join Hermanto, nelayan sedang melaut.

"Kami ditelepon mengenai temuan jenazah di Perairan Batu Tumpeng, Klotok, Klungkung. Lalu kami koordinasikan dengan Kalak BPBD Gianyar. Kemudian informasikan ke BPBD Klungkung karena posisinya di Perairan Klungkung," ungkap Join Hermanto, kemarin.

Meski posisi mayat saat itu berada di wilayah perairan Klungkung, dirinya mengaku jika anggota Balawista Kabupaten Gianyar tetap standby di tepi pantai Lebih.

"Karena pergerakan di Klungkung lambat sampai dua jam tidak dievakuasi. Kami khawatir mayat menjauh ke selatan. Kemudian mayat masuk sampai perairan Gianyar. Akhirnya kami turunkan rubber boat. Kami meluncur ke laut," imbuh Join.

Selanjutnya bersama anggota lain, tim BPBD Gianyar akhirnya melakukan evakuasi mayat di selatan pantai Lebih.

"Saat kami temukan mayat posisinya setengah miring terapung dan belum terlentang. Jasad berjenis kelamin laki-laki," jelasnya.

Sementara saat jenazah diangkat, jasad korban bertelanjang dada dengan hanya mengenakan celana pendek hitam bergaris vertikal warna putih.

"Identitas tidak ditemukan. Namun diperkirakan berusia 70-an. Kondisi jenazah utuh, wajah utuh, masih bisa dikenali, kurang lebih meninggal 15 jam lalu sebelum ditemukan," ungkap Join Hermanto.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta yang juga ikut turun memantau di pantai Lebih menambahkan, usai dibaw ake pinggir, jenazah dengan identitas Mr X itu langsung dievakuasi dan dititipkan di kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar.

"Sebelum dibawa ke Sanglah, diindentifikasi oleh INAFIS Polres Gianyar. Kemudian dimasukkan kantong jenazah dari PMI, lalu diangkut oleh ambulance dari dinas. Untuk sementara identitas korban belum diketahui," pungkasnya.

(rb/dra/pra/JPR)

 TOP