alexametrics
Kamis, 23 Sep 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Ketika Aksi Pencurian Marak di Pasar Tabanan

Bikin Resah Pedagang, Disperindag Panggil Kepala dan Keamanan Pasar

15 September 2021, 11: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

aksi pencurian marak, toko emas dibobol, Disperindag Tabanan, kepala pasar dipanggil, Polres Tabanan,

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di Toko Emas Famili di Area Pasar Tabanan (Juliadi)

Share this      

AKSI pencurian di Pasar Tabanan, Bali mendadak marak dan membuat resah para pedagang. Terbaru, aksi pencurian menyasar toko emas dan perak  

Plafon toko emas “Famili” di Pasar Tabanan ini dibobol kawanan maling.

JULIADI, Tabanan

Baca juga: Berdalih Molor karena Listrik Meledak, Tegaskan Ujian Tak Bisa Diulang

MARAKNYA aksi pencurian di Pasar Tabanan rupanya menjadi perhatian serius Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan.

Apalagi kasus pencurian berulang terjadi dan menimpa para pedagang di komplek pertokoan Pasar Tabanan.

Tak mau kejadian serupa terus berulang, Kepala Bidang perdagangan Disperindag Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Agung Mantra ketika dikonfirmasi mengaku melakukan tindakan.

Salah satunya, sebagai bentuk atensi pemerintah, Disperindag Tabanan akan segera memanggil kepala pasar.

“Aksi pencurian ini terjadi berulang kali. Untuk itu, kami akan panggil kepala pasar, pihak keamanan pasar dan pengurus melanting pasar. Terang IGN Agung Mantra, Selasa (14/9) kemarin.

Langkah pemanggilan itu, imbuh Agung Mantra, yakni agar pedagang dan pemilik toko merasa nyaman.

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya kasus serupa, pihak Disperindag juga meminta agar pengamanan pasar terutama pada malam hari lebih diperketat.

“Nanti, kami juga akan minta agar petugas keamanan untuk melakukan patroli rutin saat malam hari,”imbuh Agung Mantra.

Selain pengelola pasar, bagi para pedagang dan pemilik toko juga diimbau meningkatkan kewaspadaan mereka.

“Mungkin bisa dilakukan untuk barang berharga agar dapat dibawa pulang dan kemudian menutup rapat-rapat pertokoan. Intinya kami akan memperketat dari sisi pengamanan pasar,”tandasnya.

Semantara itu secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan termasuk adanya dua kasus baru yang kembali terjadi di dalam Pasar Tabanan.

“Kami masih terus lidik,” terangnya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya toko perhiasan emas dan perak Famili didalam Pasar Tabanan raib dicuri. Pemilik Sahroni, 55 mengetahui bahwa toko perhiasan emas dan perak kemalingan Kamis lalu (9/9) ketika akan membuka toko miliknya.

Diduga maling masuk kedalam toko dengan cara membobol plafon toko.

Akibat kejadian tersebut pemilik kehilangan perhiasan emas dan perak dengan kerugian Rp 9,5 juta. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Kota Tabanan. 

(rb/jul/pra/JPR)

 TOP