alexametrics
Selasa, 21 Sep 2021
radarbali
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment
REUBEN SILITONGA

Dipinjam Bali United Hingga Akhir Musim, Berharap Bisa Gantikan GDC

15 September 2021, 17: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Reuben Silitonga, Bali United, trial bersama, Teco Cuggura, Persis Solo, Liga 1, GDC, Gunawan Dwi Cahyo,

Pemain Belakang Persis Solo Reuben Silitonga (Istimewa)

Share this      

DENPASAR - Pemain yang sebelumnya menjalani trial (latihan) bersama Bali United, Reuben Silitonga kini resmi berseragam Bali United.

Pemain belakang yang dipinjamkan dari Persis Solo ini akan menjadi bagian dari skuad Serdadu Tridatu.

Reuben akan mengisi lini belakang skuad Stefano Cugurra dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2021/2022.

Baca juga: Di-bully Artis dan Netizen, Giri Prasta Serahkan Siamang ke BKSDA Bali

Kehadiran Reuben akan mengisi kuota pemain belakang yang sementara ditinggalkan Gunawan Dwi Cahyo (GDC) dalam tahapan penyembuhan pasca menjalani operasi lutut kanan.

Reuben akan bersama Bali United hingga rampungnya Liga 1.

"Bangga dan bahagia karena sudah lama ingin punya pemikiran untuk bergabung dengan Bali United. Dari harapan menjadi kenyataan," ungkap Reuben Silitonga.

Pemain dengan nama lengkap Reuben Raya Rivera Silitonga sebelum bergabung dengan Persis Solo sempat bermain bersama beberapa tim di Filipina.

Tim itu antara lain Stallion FC, Pachanga, Loyola FC, dan Global FC.

Kini Reuben akan menjadi bagian dari skuad Serdadu Tridatu untuk mengawal lini pertahanan Serdadu Tridatu. Dia lantas memuji kampiun Liga 1 2019 tersebut.

"Yang saya lihat dari Bali United tentunya prestasi. Kualitas tim pelatih dan para pemainnya. Setelah tiga hari menjalani latihan trial bersama Bali United, saya sudah dapat belajar banyak dari tim ini.

Mulai dari komunikasi dengan pelatih, pelayanan dari setiap sesi latihan, eksekusi sampai dengan hasil akhir. Semua pemain juga top class di tim ini," ucap Reuben.

Menariknya bek tengah berusia 30 tahun tersebut sudah cukup lama absen dari dunia sepak bola profesional sebelum akhirnya direkrut oleh Persis Solo.

Baginya, motivasi dari orang sekitar menjadi pertimbangan kuat. 

“Awalnya memang kurang tertarik karena hidup hanya satu kali. Mumpung masih bisa lari dan tending bola, why not. Kebetulan orang-orang di sekitar memberikan motivasi dan arahan yang cukup menggoda,” tutup Reuben.

(rb/lit/pra/JPR)

 TOP