alexametrics
Senin, 18 Oct 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Penangkapan Selebgram Cantik Asal Jabar

Ngaku Sering Dapat Tawaran Kencan Langsung, Tapi Tolak Layani Open BO

21 September 2021, 07: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

selebgram, selebgram cantik ditangkap, rani rahmawati, mango live, bigo, polresta denpasar, selebgram tersangka, janda anak satu, umbar aurat, open BO

Selebgram Rani Rahmawati alias Rani R alias RR (tengah) saat rilis kasus di Maplresta Denpasar, Senin (20/9) (Andre Sulla)

Share this      

ADA pengakuan menarik dari selebgram cantik asal Cianjur, Jawa Barat (Jabar) Rani Rahmawati, 32, saat menjalani penyidikan di Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar.

Mantan purel alias Lady Escort (LC) atau pemandu lagu di salah satu tempat karaoke ini mengaku, saat bug*l live di aplikasi Mango, selain ditonton ribuan orang, ia juga mengaku sering mendapat tawaran kencan langsung.  Seperti apa?

Baca juga: Beti, Pakaian Satpam pun Mirip Polisi

MARCELL PAMPURS, Denpasar

TUDINGAN miring sempat ditujukan terhadap Rani Rahmawati sesaat setelah dirinya diamankan dan dibawa ke Mapolresta Denpasar untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan mempertontonkan aksi erotis dan mengandung unsur pornografi secara live di aplikasi Mango.

Tudingan negative itu terkait dugaan keterlibatan si Bintang Live_nama samaran lain dari Rani Rahmawati.

Bahkan, single parent alias janda anak satu kelahiran 4 Maret 1989, itu juga sempat disebut-sebut terlibat dalam prostitusi online.

Lalu apa tanggapan soal isu miring yang ditujukan bagi selebgram seksi pemilik ribuan follower atau pengikut ini?

Terkait hal itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat press realese, Jumat sore (20/9) kemarin mengatakan, jika dari hasil pemeriksaan dan penyidikan, Rani tak terbukti terlibat dalam prostitusi online.

Selain itu, imbuh Kombes Jansen, mantan pemandu lagu ini juga menolak menerima atau melayani tawaran booking order (BO) alias kencan langsung dari para pria mupeng (muka pengen) yang menontonnya saat siaran langsung di aplikasi Mango. 

"Yang bersangkutan (Tersangka Rani) mengaku tidak menerima booking order. Meskipun kata dia banyak penonton saat live yang menawarkannya. Tapi dia tidak mau," tukasnya. 

Seperti diketahui, terungkapnya kasus dugaan kasus pornografi dan pelanggaran UU ITE yang dilakukan Selebgram Rani ini bermula dari adanya laporan dan aduan masyarakat.

Sesuai aduan masyarakat, Rani diduga sering melakukan aksi erotis dengan mempertontonkan aurat dengan bertelanjang bulat di aplikasi Mango.

Singkat cerita, setelah menerima laporan, polisi langsung menggerebek salah satu kamar tepatnya di kamar No.409 Apartemen Kubu Mawar Residance di kawasan Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan.

Saat penggerebakan, polisi mendapati tersangka sedang live dan dalam posisi bug*l.

Selanjutnya, setelah penggerebekan, selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di kamar 409 seperti tiga ATM dari tiga bank berbeda, pakaian daster, dildo, kursi guming, dan beberapa barang bukti lain.

Selanjutnya setelah diamankan, polisi menetapkan Rani sebagai tersangka dan menjeratnya dengan pasal berlapis, yakni pelanggaran UU Pornografi dan UU ITE dengan ancaman maksimal 12 tahun.

(rb/mar/pra/JPR)

 TOP