alexametrics
Senin, 18 Oct 2021
radarbali
Home > Politika
icon featured
Politika

Kader Banteng Pasang Badan Bela Koster

21 September 2021, 21: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Kader PDIP berkumpul,siap membela Koster, Gubernur Wayan Koster,

Kader PDIP berkumpul menyatakan sikap siap mendukung dan membela Koster. (Maulana Sandijaya/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR– Kader banteng senior tingkat kabupaten dan provinsi berkumpul di Kantor DPD PDIP Bali, Selasa (21/9) siang. Tampak duduk di barisan kursi depan ada Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, I Ketut “Boping” Suryadi, dan sejumlah anggota Fraksi PDIP DPRD Bali.

Mereka menyatakan sikap mendukung penuh terhadap kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster. “Intinya kami semua di Bali power full mendukung kebijakan gubernur. Kami mendukung 100 persen,” ujar Boping menjawab pertanyaan awak media.

Mantan Ketua DPRD Tabanan itu mengungkapkan, sah-sah saja masyarakat memberikan kritik pada gubernur. Misalnya mengatakan gubernur hanya memberikan imbauan dan edaran. Namun, kata Boping, Bali saat ini butuh keteduhan dan soliditas untuk membuat Bali bangkit.

Baca juga: Sempat Gagal, Patung Bung Karno Akhirnya Berdiri Tegak

Boping seperti menyindir lawan politik yang kerap bermanuver melalui media sosial menyerang Koster. “Kalau mau tarung (politik) nanti ada even 2024. Kita bertarung secara fair,” tantangnya.

Sementara itu, pernyataan sikap mendukung kebijakan Koster dibacakan Ketua Fraksi PDIP Bali, Dewa Made Mahadnyana. Politikus yang akrab dipanggil Dewa Jack itu menyebut Koster selaku kader terbaik PDIP telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Gubernur Bali dalam tiga tahun.

Gubernur, katanya, terbukti telah mampu  mewujudkan visi, misi dan program pembangunan daerah Bali.  Kebijakan tersebut diundangkan ke dalam 40  Peraturan,  terdiri  atas  15 Perda dan 25 Pergub.

Dewa Mahadnyana juga menyinggung pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana  strategis  untuk  kepentingan masyarakat Bali. Di antaranya pembangunan kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Kabupaten Klungkung dan pembangunan perlindungan kawasan suci Pura Agung Besakih.

Dewa Mahadnyana dan kader PDIP mengaku tidak meminta masyarakat, pihak-pihak dan tokoh-tokoh lainnya untuk membangga-banggakan atau  memberi pujian atas hasil kerja pemerintah.

(rb/san/don/yor/JPR)

 TOP