alexametrics
Senin, 18 Oct 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Aksi Berdarah Saat Pesta Arak di Dentim

Motif Saling Ejek, Pisau Untuk Tikam Korban Habis Dipakai Kupas Mangga

25 September 2021, 08: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

insiden berdarah, pesta arak, tumbang kena tikam, penusukan, Polsek Dentim, Polresta Denpasar, motif penusukan, saling ejek,

Ilustrasi (Dok. Jawapos.com)

Share this      

AKSI berdarah di belakang Toko modern Alelolalie, Jalan WR Supratman, Banjar Dangin Tangluk, Kesiman, Denpasar Timur sempat hebohkan warga setempat.

Akibat kasus ini, seornag pria asal Jember, Jawa Timur bernama Fitriawan, 28, tumbang kena tikam.

Ia ambruk setelah ditusuk pelaku dengan menggunakan pisau saat pesta arak.

Baca juga: Selain Tanpa Dokumen, Juga Temukan Rangka dan Mesin Motor Tak Sesuai

ANDRE SULLA, Denpasar

FAKTA baru terungkap dari insiden berdarah di Denpasar Timur (Dentim) saat pesta arak yang digelar para buruh proyek di belakang toko modern Alelolalie.

Usut punya usut, setelah korban dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar dan pelaku diamankan warga, terungkap jika kasus penusukan itu terjadi karena antara pelaku dan korban sempat terlibat saling ejek.

Seperti diungkap salah satu saksi bernama Ahmad. Saat ditemui Jawa Pos Radar Bali, ia mengaku jika kasus penusukan terjadi karena antara pelaku dan korban salah paham.

“Awalnya tidak ada masalah. Tapi pas saat minum (arak) mereka saling ejek. Mungkin pelaku tersinggung dan akhirnya kejadian (penusukan) begini,”ungkapnya.

Ditambahkan Saksi Ahmad, antara pelaku (biasa disapa To asal Banyuwangi, Jatim) dan korban memang masih berteman. Selain itu, pisau yang dipakai pelaku menikam korban juga merupakan pisau yang sebelumnya dipakai para buruh untuk memotong mangga.

“Pisau itu sebelunya digunakan untuk memotong buah mangga,”tambahnya.

Sayangnya atas kejadian ini, meski korban sudah dilarikan ke RSUP Sanglah dan pelaku diamankan warga, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi saat dikonfirmasi menyatakan belum tahu dan menerima laporan.

"Belum masuk laporannya ke Humas, coba saya cek ya," jawabnya singkat. 

(rb/dre/pra/JPR)

 TOP