alexametrics
Senin, 18 Oct 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Polemik Mahasabha Luar Biasa PHDI Pusat

Datangi Kantor PHDI, KHMDI Tabanan Kecam Hasil MLB di Gianyar

25 September 2021, 14: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

mahasabha luar biasa, polemik PHDI, kisruh PHDI, KMHDI Tabanan, MLB gianyar, pengurus PHDI tandingan,

Para pengurus Cabang KMHDI Tabanan bersama Forum Alumni KMHDI saat mendatangi Sekretariat PHDI Tabanan (Juliadi)

Share this      

TABANAN– Munculnya polemik hasil Mahasabha Luar Biasa (MLB) Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Pusat yang diselenggarakan di Pura Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar, pada Sabtu (12/9) lalu terus berlanjut.

Terbaru, atas kasus ini, selain menimbulkan gejolak di internal majelis organisasi umat Hindu di Indonesia, sejumlah orgasniasi bernafas Hindu juga melayangkan kecaman.

Salah satunya, kecaman datang dari Kesatuan Mahasiswa Hindu Darma Indonesia (KMHDI) Tabanan.

Baca juga: Nasib Ratusan Eks Pengungsi Timtim di Sumberklampok Tergantung KLHK

Bersama Forum Alumni KMHDI, mereka mendatangi Kantor PHDI Tabanan, Jumat (24/9) kemarin.

Kedatangan anggota dan alumni organisasi mahasiswa Hindu ini, yakni untuk menyampaikan kecaman terhadap Mahasabha Luar Biasa PHDI.

Saat mendatangi PHDI Tabanan, mereka diterima langsung Sekretaris PHDI Tabanan I Made Sukadana.

Ketua Forum Alumni KMHDI Tabanan I Dewa Putu Wirajaya menyatakan secara resmi telah  menyampaikan pernyataan sikap terkait adanya pomeik MLB PHDI yang digelar di Gianyar.

Sedikitnya ada 11 poin pernyataan sikap dari Forum Alumni KMHDI dan KMHDI Tabanan untuk menyikapi kisruh di tubuh PHDI yang dipicu adanya klaim Mahasabha Luar Biasa (MLB) PHDI.

Beberapa diantaranya, mereka tetap mengakui dan mendukung PHDI hasil Mahasabha XI Tahun 2016 yang diselenggarakan di Surabaya.

Selanjutnya, mereka mengecam keras klaim MLB PHDI di Gianyar yang bertentangan dengan AD/ART PHDI.

Selain itu, dengan adanya MLB yang dinilai abal-abal dan menimbulkan kontroversi, mereka juga meminta dan mendesak pengurus PHDI Provinsi, Kabupaten/Kota seluruh Indonesia sebagai pemilik suara yang sah dalam Mahasabha PHDI agar dalam memutuskan kebijakan/memutuskan serta menjalankan roda organisasi PHDI di wilayahnya masing-masing selalu berpegang teguh pada AD/ART PHDI.

Termasuk mengikuti keputusan yang ditetapkan Pengurus PHDI Pusat yang sah hasil Mahasabha XI PHDI di Surabaya, tahun 2016.

“Menyerukan semua pihak menahan diri dan bersama-sama mensukseskan Mahasabha XII PHDI tahun 2021,” bebernya.

Sementara itu, dalam kesempatan itu, Forum Alumni KMHDI secara khusus juga menghimbau dengan hormat seluruh pengurus PHDI tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Indonesia agar senantiasa menjauhkan diri dan organisasi dari konflik-konflik kepentingan yang menjadi latar belakang munculnya lembaga siluman yang diklaim sepihak sebagai pengurus PHDI hasil MLB-PHDI.

"Yang jelas kami FA KMHDI Tabanan menyayangkan MLB PHDI yang dilakukan di Pura Samuan Tiga. Kami himbau agar PHDI memberikan rasa aman kepada umat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," jelas Putu Wirajaya.

Sedangkan Ketua PC KMHDI Tabanan, I Putu Edi Pratama mengungkapkan hal serupa agar PHDI di masing-masing daerah tetap berkomitmen mewujudkan situasi kondusif bagi umat hindu daerah ditengah adanya kontroversi MLB PHDI.

"Kami dari PC KMHDI Tabanan menghimbau agar PHDI Tabanan mewujudkan suasana tentram dan aman untuk umat Hindu khususnya di Tabanan," Ungkap Edi Pratama selaku Ketua PC KMHDI Tabanan.

Sementara itu, Sekretaris PHDI Tabanan I Made Sukadana yang menerima aspirasi dari organisasi bernafaskan Hindu yang berada di Tabanan.

Dia mengatakan bahwa PHDI Tabanan baru menerima informasi tentang MLB ini pada tanggal 20 jam 09.30 dan belum mengambil tindakan dan keputusan apapun terkait MLB-PHDI yang digelar di Kabupaten Gianyar tersebut.

"Kami sampaikan terimakasih atas kedatangannya. Kami di sini terbuka atas aspirasi yang diberikan oleh teman-teman KMHDI dan Forum Alumni KMHDI Tabanan," pungkasnya.

(rb/jul/pra/JPR)

 TOP