alexametrics
Senin, 18 Oct 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Sidang Putusan Pembunuh PIL Istri

Karena Sakit Hati, Tebas PIL Istri Saat Bersihkan Kandang Burung

25 September 2021, 18: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

sidang putusan, pembunuh selingkuhan istri, pn denpasar,

Matsari asal Sampang, Madura, Jawa Timur, saat diamankan polisi. (dok.radarbali)

Share this      

DENPASAR– Terdakwa Matsari, 45, asal Sampang, Madura, Jawa Timur, diganjar 14 tahun penjara.

“Terdakwa menerima putusan hakim (14 tahun penjara),” ujar Aji Silaban, pengacara yang mendampingi terdakwa pada Kamis (23/9) lalu.

Matsari diseret ke meja hijau karena menghabisi Karmiadi, 66, selingkuhan atau pria idaman lain (PIL) istri terdakwa berinisial J.

Baca juga: Airlangga-Cak Imin Jalan Pagi Bersama, Langkah Koalisi?

Majelis hakim PN Denpasar yang terdiri dari I Ketut Kimiarsa (ketua); IGN Putra Atmaja (anggota) dan Hari Supriyanto (anggota) dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Terungkap, Matsari gelap mata dan nekat membunuh Karmiadi lantaran istrinya diselingkuhi. Bahkan sudah terjadi hubungan badan beberapa kali.

Peristiwa berdarah itu terjadi di tepian sungai di Jalan Muding Indah, Muding Kaja, Kerobokan, Badung, 20 Maret 2021 silam.

Sekitar pukul 15.30, terdakwa yang berada di depan kosnya melihat korban sedang mencuci sangkar burung di pinggir sungai sambil tersenyum kepada istrinya. Emosi terdakwa membuncah dan timbul niat jahat membunuh korban.

Saat itu korban sedang dalam posisi jongkok di pinggir sungai membersihkan sangkar burung. Terdakwa pun sempat bertanya mengenai perselingkuhan itu.

Lalu terdakwa menendang korban sehingga korban jatuh ke sungai. Setelah itu terdakwa menebas korban. Setelah menebas terdakwa melarikan diri karena takut dikeroyok warga.

(rb/don/san/yor/JPR)

 TOP