alexametrics
Senin, 18 Oct 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Diserang Belut Laut, Ratusan Bibit Kerang Abalon Mati

26 September 2021, 00: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

kerang abalon, mati diserang belut laut, pemkab klungkung, bupati klungkung,

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menunjukkan kerang abalon yang diserang belut laut. (Istimewa)

Share this      

SEMARAPURA- Ratusan bibit kerang abalon yang dibudidayakan di tiga titik demplot di Kecamatan Nusa Penida, tepatnya di sekitar Jembatan Kuning, Desa Lembongan mati diserang belut laut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung I Dewa Ketut Sueta Negara mengungkapkan, ada sekitar 3 ribu bibit kerang abalon dibudidayakan di tiga titik demplot terpisah.

Setelah beberapa bulan berjalan, sejumlah kerang abalon di sisi timur dimakan belut laut. Untungnya peristiwa itu segera diketahui sehingga demplot yang sebelumnya berisi seribu kerang abalon itu langsung ditangani. “Sudah cepat kami pindahkan (demplot, Red) ke titik aman,”  kata Negara, Sabtu (25/9).

Baca juga: Dikembangkan di Dataran Rendah, Diekspor ke Jepang

Tidak hanya demplot di titik timur, menurutnya kerang abalon yang ada di demplot titik barat juga ada yang mati. Hanya saja pihaknya belum mengetahui penyebabnya. “Jadi demplot di titik tengah yang bagus,” ungkapnya.

Dari 3 ribu bibit kerang abalon yang dibudidayakan di tiga demplot tersebut, sebanyak 2.500 kerang abalon yang masih hidup. Sesuai jadwal, demplot kerang abalon itu akan memasuki masa panen pada Desember 2021 mendatang.

“Dengan ada kejadian itu, kami bisa tahu lokasi-lokasi mana saja yang aman untuk budi daya kerang abalon ini,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan, kerang abalon mempunyai kandungan protein yang luar biasa. Sehingga tidak heran bila kerang itu cukup digemari. Bahkan memiliki harga yang lumayan tinggi.

“Nah, jika budidaya ini nantinya berhasil, kami akan lanjutkan dan tentunya bisa menjadi seafood unggulan untuk mendukung industri pariwisata khususnya di Nusa Penida. Semoga apa yang kami lakukan ini khususnya untuk mengembangkan kebutuhan pokok di bidang kuliner bisa berjalan lancar dan tentunya membuahkan hasil yang maksimal,” tandasnya.

(rb/ayu/don/yor/JPR)

 TOP