alexametrics
Senin, 18 Oct 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Heboh Napi Kabur dari Lapas Kerobokan

I Gede Loka, Napi Kabur dari Lapas Kerobokan Harusnya Bebas Tahun 2023

06 Oktober 2021, 17: 19: 48 WIB | editor : Yoyo Raharyo

I Gede Loka Wijaya, napi kabur, narapidana, Lapas Kerobokan,

I Gede Loka Wijaya, narapidana yang kabur dari Lapas Kerobokan. (IST)

Share this      

BADUNG – I Gede Loka Wijaya, narapidana di Lapas Kerobokan diketahui kabur Senin (3/10/2021) sore. Pria asal Jembrana itu seharusnya baru bisa bebas pada tahun 2023 mendatang.

Sampai Rabu (5/10) ini, pihak Lapas Kerobokan masih bingung jalan keluar napi kasus pencurian itu kabur.

Kalapas Kerobokan, Kita Utara Badung, Fikri Jaya Soebing melalui Kasi Binadik dan Humas, Wayan Arya sebelumnya mengakui, Loka ketahuan kabur dari Lapas saat pergantian regu jaga tahanan Senin sore. 

Baca juga: Londa Tetap Digdaya di PON Papua, 2 Lompatan Langsung Emas untuk Bali

"Saat dihitung jumlah penghuni dan disitu baru tahu ternyata satu orang hilang," terang dia, Rabu (6/10/2021). 

Dia menjelaskan, pada rekaman kamera CCTV, pihak Lapas Kerobokan belum bisa memastikan yang bersangkutan kabur melalui celah bagian mana.

Kata dia, petugas lapas juga masih memeriksa sekeliling tembok Lapas untuk mengetahui jejak kaki atau tangan dari pelaku untuk bisa keluar dari Lapas Kerobokan. 

"Dari CCTV kita masih lakukan pendalaman dan jejak-jejak yang dimungkinkan. Kemungkinan-kemungkinan itu akan didalami. Apakah mengarah ke lompat tembok atau gorong-gorong. Dari CCTV dan jejak-jejak kaki dan tangan atau bekas pijakan masih dilakukan penyelidikan," ujar Arya. 

Untuk bisa menangkap Kembali napi kasus Pasal 363 KUHP atau pencurian dengan pemberatan itu,

pihak Lapas Kerobokan  sudah berkoordinasi dengan Kepolisian Polres Badung untuk melakukan pengejaran kepada pelaku.

"Dari kami internal sedang mengumpulkan informasi dari petugas maupun dari warga binaan. Juga sudah berkoordinasi dengan Polres Badung, " tambahnya. 

Dia menjelaskan, seharusnya Loka sudah dinyatakan bebas dari Lapas Kerobokan pada September tahun 2023 mendatang. 

"Harusnya dia akan bebas di bulan 9 tahun 2023,” terangnya

Dia mengatakan, pelaku berasal dari Jembrana. Ciri orang nya tinggi kurang lebih 170 cm berambut keriting dan warna kulit sawo matang.

Dia pun mengimbau jika ada warga yang melihat, segera melapor ke kantor polisi terdekat.

(rb/mar/yor/JPR)

 TOP