alexametrics
Sabtu, 16 Oct 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Penangkapan Napi Kabur I Gde Loka Wijaya

Terungkap, Saat Kabur Usai Loncat Pagar Lapas, Loka Sempat Pesan Ojol

11 Oktober 2021, 20: 00: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

napi kabur, Gde Loka Wijaya, napi lapas kerobokan, Polres badung, napi kabur tertangkap, residivis curanmor, ojol,  napi ditembak,

I Gde Loka Wijaya duduk di bawah dikelilingi anggota Satreskrim Polres Badung usai tertangkap (Marcell Pampurs)

Share this      

I GEDE LOKA WIJAYA, narapidana (napi) yang sempat kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan, pada Sabtu (2/10) akhirnya berhasil dibekuk anggota Reskrim Polres Badung.

Loka ditangkap di Jalan Nangka Denpasar, pada Minggu (10/10) kemarin. Usai ditangkap, ada fakta menarik dari proses kaburnya residivis kasus pencurian saat kabur. Seperti apa?

MARCELL PAMPURS, Denpasar

Baca juga: Politik Uang, Calon Perbekel Diskualifikasi dan Diproses Hukum

MISTERI kaburnya Loka Wijaya akhirnya terkuak.  Sebelum tertangkap, napi kelahiran 21 Mei 1974 asal Pekutatan, Jembrana ini dikenal sangat licin dan rapi saat melakukan aksinya.

Termasuk saat ia kabur dari Lapas terbesar di Bali. Dari hasil pengakuannya, saat kabur dari lapas pada Sabtu (2/10), pelaku memanfaatkan kelengahan petugas jaga.  Dia kabur dengan cara melompat tembok sebelah pintu darurat lapas sekitar pukul 18.39 WITA.

Selanjutnya usai berhasil melompat pagar tinggi, Loka dengan santai berjalan kaki menuju ke timur perempatan Pengubengan, Kuta Utara. 

“Di sana, Loka Wijaya sempat pesan dan naik ojek online (ojol) menuju KFC Kebo Iwa. Selanjutnya menumpang truk menuju depan terminal Mengwi, Badung,”terang Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana, Senin (11/10). 

Kemudian, setibanya di Mengwi, dia dijemput oleh temannya bernama Kris, lalu mereka menuju ke Jembrana.

Singkat cerita, setelah sampai di Jembrana, Loka sempat numpang menginap di rumah Kris.

Kemudian, pada Minggu (3/10) sekitar pukul 21.00 WITA, Loka masih bisa melakukan pencurian sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam di sebuah penginapan yang beralamat di Desa Baluk, Jembrana. 

Dia selanjutnya mengarah ke penginapan Sinta yang beralamat di Jalan Ngurah Rai, Jembrana. 

Di Jalan Ngurah Rai, Loka kembali beraksi lagi dan mencuri Satu unit sepeda motor Honda Vario DK-6168-ZI.

Sedangkan honda Supra Fit yang dicuri sebelumnya ditinggalkan di penginapan tersebut. Selanjutnya dia kembali ke Denpasar membawa sepeda motor hasil curian tersebut.

Lalu Minggu (10/10/2021) malam, pelaku berhasil ditangkap di jalan Nangka, Denpasar.

Dalam penangkapan itu pelaku sempat melakukan perlawanan dengan cara mengeluarkan pisau cutter. Walhasil polisi lalu melumpuhkannya dengan cara menembak kaki kanannya. 

"Pencuriannya bukan di wilayah hukum Polres Badung, selanjutnya akan dilakukan oleh Polres wilayah hukum bersangkutan," tukas Iptu Sudana.

(rb/mar/pra/JPR)

 TOP