alexametrics
Senin, 18 Oct 2021
radarbali
Home > Politika
icon featured
Politika
Jelang Pemilihan Perbekel Serentak Buleleng

Calon Boleh Bagi Sembako, Asal Tidak Ajak Memilih

12 Oktober 2021, 02: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

pemilihan perbekel buleleng, puluhan desa, dinas pmd buleleng,politik uang, terancam diskualifikasi,

Ilustrasi (dok.jawapos.com)

Share this      

JELANG Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak di Kabupaten Buleleng, para calon perbekel diingatkan tidak melakukan politik uang. Sebab, konsekuensinya diskualifikasi. Bahkan dilaporkan ke polisi dan diproses hukum.

Bagaimana bila calon melakukan aksi bagi-bagi sembako? Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Buleleng Nyoman Agus Jaya Sumpena, hal itu sah-sah saja. Asalkan tidak ada ajakan memilih calon.

“Boleh saja (bagi sembako). Cuma jangan bergerombol. Tetap prokes. Itu kan tidak merupakan politik uang. Kalau berisi kata-kata nanti pilih saya, itu baru suap,”tegas Sumpena, Senin (11/10).

Baca juga: Astra Motor Bali Gandeng Mahasiswa, Berbagi Pesan #Cari_Aman

Selain itu, kata Sumpena, politik uang akan menjadi salah satu perhatian panitia. Menurutnya klausul mengenai politik uang akan diatur secara khusus dalam deklarasi damai.

Nantinya dalam deklarasi damai, poin yang diatur adalah hal yang berkaitan dengan politik uang serta kampanye hitam. Apabila ada pelanggaran dalam klausul tersebut, maka calon dapat dijatuhi sanksi berupa teguran lisan, teguran tertulis, hingga diskualifikasi. “Pembuktiannya nanti juga akan dilakukan melalui proses hukum,” pungkasnya.

Seperti diketahui, tahapan Pilkel serentak di Buleleng hanya tersisa selama tiga pekan saja. Rencananya pemilihan akan dilangsungkan pada Minggu (31/10) mendatang.

Sementara tahap pengundian nomor urut telah dilaksanakan sejak Minggu (10/10) hingga Senin (11/10).

(rb/don/eps/yor/JPR)

 TOP