alexametrics
Senin, 18 Oct 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Tewasnya Kadek Sepi Diduga Dianiaya Ayah

Sang Ayah Memukuli hingga Tewas karena Emosi Kadek Sepi Main Air

13 Oktober 2021, 16: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

I Kadek Sepi, I Nengah Kicen, motif penganiayaan, bocah tewas, Karangasem, main air, Kapolres Karangasem, AKBP Ricko Abdilah Andang Taruna,

I Kadek Sepi, bocah asal Karangasem yang tewas diduga dibunuh ayahnya, I Nengah Kicen. (IST)

Share this      

Emosi I Nengah Kicen kemudian meledak ketika peringatannya diabaikan I Kadek Sepi, sang anak. Ia spontan menganiaya anaknya hingga berujung tewas.

ZULFIKA RAHMAN, Amlapura

POLRES Karangasem akhirnya berhasil mengungkap misteri kematian I Kadek Sepi, bocah 13 tahun asal Banjar Dinas Babakan, Desa Purwakerthi, Kecamatan Abang, Karangasem Selasa (21/9). Kapolres Karangasem, AKBP Ricko Abdilah Andang Taruna menyebut bahwa I Nengah Kicen tega menganiaya sang anak hingga tewas karena emosi.

Baca juga: Hasil Otopsi, Bukti dan Saksi Klop Kadek Sepi Diduga Dibunuh Ayah

Didampingi Wakapolres Kompol Dewa Anom dan Kasat Reskrim AKP Aris Setyanto dan sejumlah pejabat lainnya, Ricko membeberkan motif I Nengah Kicen tega menghabisi nyawa anaknya yang baru kelas VI SD tersebut.

Diterangkan Ricko, peristiwa nahas yang dialami bocah malang itu terjadi pada Selasa (21/9) lalu di rumahnya sendiri di Banjar Dinas Babakan, Desa Purwakerthi, Kecamatan Abang.

Hal itu berawal ketika Kadek Sepi pulang dari main layang-layang bersama adiknya sekitar Pukul 14.00 Wita. Di rumah, dia menjaga sang adik berinisial IKH, 6, sambil bermain bersama di teras rumah.

“Korban KS (Kadek Sepi) ini sebelumnya sempat bermain layangan. Setelah pulang, diminta menjaga adik-adiknya oleh bapaknya yakni NK (Nengah Kicen),” ujarnya kepada awak media di Mapolres Karangasem, Rabu (13/10).

Ayahnya yang baru pulang dari mencari rumput mendapati sang anak sedang bermain air. Dia mencoba mengingatkan agar tidak bermain air.

Kondisi itu juga membuat emosi Kicen memuncak dan secara spontan menganiaya Kadek Sepi. Dalam kondisi anaknya tak berdaya, Kicen mencari paranormal ke Abang sekitar Pukul 17.00 Wita. Namun Kadek Sepi dinyatakan meninggal dunia sekitar Pukul 18.00 Wita.

Dua hari, atau Kamis (23/9) usai kematian Sepi, dilakukan proses memandikan jenazah sebelum dikubur. Nah, saat jenazah itu dimandikan, ditemukan sejumlah luka memar dan patah tulang pada tubuh I Kadek Sepi.

Kematian tak wajar I Kadek Sepi pun dilaporkan ke Polsek Abang. Karena korbannya menyangkut anak-anak, kasus ini ditangani Unit PPA Sat Rekrim Polres Karangasem. Setelah melalui serangakan pemeriksaan saksi, enggali bukti, serta melakukan otopsi jenazah yang dibongkar dari kuburnya, penyidik Polres Karangasem menetapkan I Nengah Kicen sebagai tersangka.

(rb/zul/yor/JPR)

 TOP