alexametrics
Sabtu, 16 Oct 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Oknum PNS di RSUD Buleleng Positif Narkoba

Anak Buah Positif Narkoba, Ini Kata Dirut RSUD Buleleng Soal Sanksi

13 Oktober 2021, 22: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

oknum RSUD, PNS positif narkotika, RSUD Buleleng, test urine, BNNK buleleng, oknum PNS, sanksi,

Dirut RSUD Buleleng dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD (Dok Radar Bali)

Share this      

BULELENG-Salah seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng ditemukan positif narkotika jenis amphetamine.

Usut punya usut, dari hasil interogasi petugas BNNK Buleleng, ternyata oknum PNS itu usai mengkonsumsi narkoba bersama dua oknum pegawai RSUD Buleleng yang berstatus kontrak.

Sementara itu terkait hasil tes urine oknum PNS, Direktur Utama RSUD Buleleng dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD mengatakan dirinya memang mendorong BNN melakukan tes urine secara rutin.

Baca juga: CATAT! Seribu Orang yang ke Bali Dilayani dalam Satu Jam

“Karena tes urine itu tujuannya kan menolong mereka. Kalau tidak ketahuan, mereka akan terus ketergantungan. Malah merusakan kehidupan pribadi, keluarga, termasuk lingkungan kerja mereka,” kata Arya.

Selanjutnya terkait sanksi kepegawaian, Arya mengaku akan berkoordinasi dengan BKPSDM Buleleng.

“Karena ini hanya rehab, kami akan konsultasi dulu. Seperti apa sanksi kepegawaiannya. Kalau pidana, kan sudah jelas ada sanksi kepegawawian,” tegasnya.

Untuk sekedar diketahui, pada tahun 2021 ini, tercatat ada 229 orang yang direhab oleh BNN Kabupaten Buleleng.

Dari ratusan orang itu, sebanyak 41 orang dirujuk menjalani rehab di RS Jiwa Bangli.

BNN menjamin warga yang menjalani rehab tak dikenakan sanksi pidana. Selain itu BNN juga tak memungut biaya dalam program rehabilitasi. 

(rb/eps/pra/JPR)

 TOP