alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Bali United di Puncak Klasemen, Dinyinyiri Pelatih Persib Bandung

 

DENPASAR – Arema FC tumbang di laga penutup seri keempat menghadapi Persik Kediri. Hasil tersebut membuat Singo Edan belum bisa merebut kembali posisi puncak klasemen yang direbut Bali United di pekan ke-27. 

 

Sementara itu, peluang Bali United terbuka sangat lebar untuk memperlebar jarak poin. Dengan catatan jika I Made Andhika Wijaya dkk berhasil memenangkan pertandingan kontra Persela Lamongan di Stadion Kompyang Sujana Selasa (1/3) sore hari ini.

 

Liga 1 musim ini hanya menyisakan tujuh pertandingan lagi. Sekarang peluang Bali United yang lebih terbuka untuk meraih gelar juara jika dibandingkan dengan tim lain dibawah mereka.

 

Selasa ini Bhayangkara FC masih akan meladeni perlawan Persipura Jayapura. Malam harinya, Persib Bandung duel dengan rival abadi mereka Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

 

Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra paham betul skuad asuhannya menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola Indonesia. Apalagi kalau bukan karena mereka menjadi salah satu kandidat juara setelah sebelumnya hilang dari peta perburuan.

 

“Baru ada komentar seperti ini setelah kami berada di nomor satu. Tim dan suporter, tentu berharap bisa mempertahankan juara musim ini,” jelas Teco singkat.

 

Melihat performa apik ini, ada saja pelatih dari klub lain yang mulai menyindir Bali United. Hal ini karena meskipun tidak bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, tetap saja Serdadu Tridatu bermain di kandang sendiri. Belum lagi secara kebetulan penampilan mereka menanjak sejak di Bali.

 

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts salah satu pelatih yang mulai melancarkan sindirian. Hal tersebut dia lakukan saat ditahan imbang Persela Lamongan pekan lalu. 

 

“Kita tahu di regulasi, sangat jelas jika tidak ada tim yang menjadi tuan rumah. Sementara kami di sini (Bali) di seri keempat dan kelima. Saya pikir, sangat menguntungkan untuk Bali United,” ujarnya.

 

Komentar Robert Alberts tersebut langsung ditanggapi oleh Teco. “Ya dia (Robert Alberts) saya pikir baru teriak-teriak sekarang. Kami sekarang ada di nomor satu dan sekarang baru bicara mengenai main di Bali. Sebelumnya dia sudah tahu pertandingan ada di Bali,” terangnya.

 

Lanjut ayah dua anak tersebut, dia enggan untuk terlalu menanggapi pernyataan dari pihak lain mengenai Bali United yang bukan dalam konteks pertandingan.

 

Apalagi Bali United berhasil mengunci kemenangan tipis 1-0 saat menghadapi Persib Bandung di putaran kedua Liga 1 2021/2022. “Kami tidak perlu terlalu fokus dengan pelatih atau pemain lain. kami respect dengan tim lain. Sekarang kami fokus melawan Persela Lamongan yang dihuni pemain profesional dan bagus. Jangan menanggapi yang banyak bicara sebelum pertandingan. Kami tidak melawan Rene (Robert Alberts). Fokus kami sekarang adalah melawan Persela,” tegasnya.

 

Terlepas dari hal tersebut, jajaran pemain asuhannya masih belum pernah merasakan gelar juara. Hal ini justru berdampak positif untuk Bali United. Dampak positifnya adalah para pemain tersebut memiliki semangat yang tinggi untuk meraih gelar yang ingin dirasakannya.

 

Teco mengakui mendatangkan mayoritas pemain dari Liga 2 Indonesia yang belum pernah merasakan gelar juara Liga 1 Indonesia. Seperti Irfan Jaya, Eky Taufik dan Abduh Lestaluhu. Meskipun Eky dan Abduh mengantarkan Persis Solo juara Liga 2 Indonesia 2019.

 

“Kami datangkan pemain yang belum pernah juara di Liga 1 Indonesia, pasti mereka punya semangat juang tinggi untuk juara,” tutup mantan arsitek Persija Jakarta tersebut



 

DENPASAR – Arema FC tumbang di laga penutup seri keempat menghadapi Persik Kediri. Hasil tersebut membuat Singo Edan belum bisa merebut kembali posisi puncak klasemen yang direbut Bali United di pekan ke-27. 

 

Sementara itu, peluang Bali United terbuka sangat lebar untuk memperlebar jarak poin. Dengan catatan jika I Made Andhika Wijaya dkk berhasil memenangkan pertandingan kontra Persela Lamongan di Stadion Kompyang Sujana Selasa (1/3) sore hari ini.

 

Liga 1 musim ini hanya menyisakan tujuh pertandingan lagi. Sekarang peluang Bali United yang lebih terbuka untuk meraih gelar juara jika dibandingkan dengan tim lain dibawah mereka.

 

Selasa ini Bhayangkara FC masih akan meladeni perlawan Persipura Jayapura. Malam harinya, Persib Bandung duel dengan rival abadi mereka Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

 

Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra paham betul skuad asuhannya menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola Indonesia. Apalagi kalau bukan karena mereka menjadi salah satu kandidat juara setelah sebelumnya hilang dari peta perburuan.

 

“Baru ada komentar seperti ini setelah kami berada di nomor satu. Tim dan suporter, tentu berharap bisa mempertahankan juara musim ini,” jelas Teco singkat.

 

Melihat performa apik ini, ada saja pelatih dari klub lain yang mulai menyindir Bali United. Hal ini karena meskipun tidak bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, tetap saja Serdadu Tridatu bermain di kandang sendiri. Belum lagi secara kebetulan penampilan mereka menanjak sejak di Bali.

 

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts salah satu pelatih yang mulai melancarkan sindirian. Hal tersebut dia lakukan saat ditahan imbang Persela Lamongan pekan lalu. 

 

“Kita tahu di regulasi, sangat jelas jika tidak ada tim yang menjadi tuan rumah. Sementara kami di sini (Bali) di seri keempat dan kelima. Saya pikir, sangat menguntungkan untuk Bali United,” ujarnya.

 

Komentar Robert Alberts tersebut langsung ditanggapi oleh Teco. “Ya dia (Robert Alberts) saya pikir baru teriak-teriak sekarang. Kami sekarang ada di nomor satu dan sekarang baru bicara mengenai main di Bali. Sebelumnya dia sudah tahu pertandingan ada di Bali,” terangnya.

 

Lanjut ayah dua anak tersebut, dia enggan untuk terlalu menanggapi pernyataan dari pihak lain mengenai Bali United yang bukan dalam konteks pertandingan.

 

Apalagi Bali United berhasil mengunci kemenangan tipis 1-0 saat menghadapi Persib Bandung di putaran kedua Liga 1 2021/2022. “Kami tidak perlu terlalu fokus dengan pelatih atau pemain lain. kami respect dengan tim lain. Sekarang kami fokus melawan Persela Lamongan yang dihuni pemain profesional dan bagus. Jangan menanggapi yang banyak bicara sebelum pertandingan. Kami tidak melawan Rene (Robert Alberts). Fokus kami sekarang adalah melawan Persela,” tegasnya.

 

Terlepas dari hal tersebut, jajaran pemain asuhannya masih belum pernah merasakan gelar juara. Hal ini justru berdampak positif untuk Bali United. Dampak positifnya adalah para pemain tersebut memiliki semangat yang tinggi untuk meraih gelar yang ingin dirasakannya.

 

Teco mengakui mendatangkan mayoritas pemain dari Liga 2 Indonesia yang belum pernah merasakan gelar juara Liga 1 Indonesia. Seperti Irfan Jaya, Eky Taufik dan Abduh Lestaluhu. Meskipun Eky dan Abduh mengantarkan Persis Solo juara Liga 2 Indonesia 2019.

 

“Kami datangkan pemain yang belum pernah juara di Liga 1 Indonesia, pasti mereka punya semangat juang tinggi untuk juara,” tutup mantan arsitek Persija Jakarta tersebut



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/