alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

KONI Badung Pilih Tunda Porprov Bali, Naryana: Keputusan di Pemprov

DENPASAR – Beberapa KONI daerah sudah mengusulkan agar Porprov Bali XV/2021, Badung ditunda satu tahun.

Usulan juga muncul dari pengprov cabor seperti Asprov PSSI Bali, Pengprov Perkemi Bali, dan Pengprov POBSI Bali.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, KONI Badung sebagai tuan rumah akhirnya bersikap. Saat diwawancarai kemarin, Ketua KONI Badung I Made Naryana mengusulkan Porprov 2021 diundur satu tahun.

Hal ini juga didasari dengan berbagai pertimbangan. “Kami pribadi di KONI Badung mengusulkan agar Porprov ditunda. Banyak faktor yang membuat Porprov Bali harus ditunda,” terangnya.

Naryana menambahkan, venue pertandingan masih banyak yang belum rampung dan menjadi kendala utama.

Apalagi pembangunannya sedikit mandek karena relokasi anggaran yang dilakukan oleh Pemkab Badung untuik menanggulangi penyebaran Covid-19.  

Baca Juga:  70 Pasien Corona Penuhi RS Sanglah, Sal Flamboyan Tampung Pasien Baru

“Seharusnya pembangunan venue pertandingan sudah dimulai sekarang sampai awal tahun depan,” ungkapnya.

Dia juga mempertimbangkan mengenai waktu recovery pasca pandemi. Menurutnya, butuh waktu yang cukup lama untuk recovery.

“Sekarang ini belum puncaknya (pandemi Covid-19). Kami juga menerima usulan dari KONI daerah lain dari WhatsApp grup agar Porprov lebih baik ditunda dulu,” bebernya.

“KONI daerah lain mengaku masih belum ada kejelasan mengenai anggaran,” tambah mantan Ketua PWI Bali tersebut.

Lanjutnya dalam waktu dekat ini, pihaknya akan bertemu dengan Bupati Badung untuk memberikan usulan penundaan.

“Mekanismenya kan kami mengusulkan penundaan ke BUpati Badung dan kami berikan alasannya. Setelah itu Bupati Badung menyampaikan

Baca Juga:  Penumpang Diminta Bayar Rapid Test, Angkasa Pura 1 Bilang Tidak Benar

usuilan tersebut kepada Pemprov Bali. Setelah semua itu, baru bisa menentukan penundaan Porprov,” terangnya. 

Tahun ini, KONI Badung juga terkena rasionalisasi anggaran yang diberikan oleh Pemkab Badung. sekitar 60 persen anggaran untuk KONI Badung dipangkas tahun ini.

“Dari Rp 12 miliar yang kami ajukan, harus dirasionalisasi menbjadi Rp 5,7 miliar. Anggaran sebesar ini untuk biaya operasional dan untuk atlet,” tuturnya.



DENPASAR – Beberapa KONI daerah sudah mengusulkan agar Porprov Bali XV/2021, Badung ditunda satu tahun.

Usulan juga muncul dari pengprov cabor seperti Asprov PSSI Bali, Pengprov Perkemi Bali, dan Pengprov POBSI Bali.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, KONI Badung sebagai tuan rumah akhirnya bersikap. Saat diwawancarai kemarin, Ketua KONI Badung I Made Naryana mengusulkan Porprov 2021 diundur satu tahun.

Hal ini juga didasari dengan berbagai pertimbangan. “Kami pribadi di KONI Badung mengusulkan agar Porprov ditunda. Banyak faktor yang membuat Porprov Bali harus ditunda,” terangnya.

Naryana menambahkan, venue pertandingan masih banyak yang belum rampung dan menjadi kendala utama.

Apalagi pembangunannya sedikit mandek karena relokasi anggaran yang dilakukan oleh Pemkab Badung untuik menanggulangi penyebaran Covid-19.  

Baca Juga:  Penumpang Diminta Bayar Rapid Test, Angkasa Pura 1 Bilang Tidak Benar

“Seharusnya pembangunan venue pertandingan sudah dimulai sekarang sampai awal tahun depan,” ungkapnya.

Dia juga mempertimbangkan mengenai waktu recovery pasca pandemi. Menurutnya, butuh waktu yang cukup lama untuk recovery.

“Sekarang ini belum puncaknya (pandemi Covid-19). Kami juga menerima usulan dari KONI daerah lain dari WhatsApp grup agar Porprov lebih baik ditunda dulu,” bebernya.

“KONI daerah lain mengaku masih belum ada kejelasan mengenai anggaran,” tambah mantan Ketua PWI Bali tersebut.

Lanjutnya dalam waktu dekat ini, pihaknya akan bertemu dengan Bupati Badung untuk memberikan usulan penundaan.

“Mekanismenya kan kami mengusulkan penundaan ke BUpati Badung dan kami berikan alasannya. Setelah itu Bupati Badung menyampaikan

Baca Juga:  Virus Corona Ancam Pariwisata,Respon Dispar Bali Layak Diacungi Jempol

usuilan tersebut kepada Pemprov Bali. Setelah semua itu, baru bisa menentukan penundaan Porprov,” terangnya. 

Tahun ini, KONI Badung juga terkena rasionalisasi anggaran yang diberikan oleh Pemkab Badung. sekitar 60 persen anggaran untuk KONI Badung dipangkas tahun ini.

“Dari Rp 12 miliar yang kami ajukan, harus dirasionalisasi menbjadi Rp 5,7 miliar. Anggaran sebesar ini untuk biaya operasional dan untuk atlet,” tuturnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/