alexametrics
23.7 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Rider Honda Marc Marquez tetap Raja di COTA

 

RIDER  Repsol Honda Marc Marquez sukses mempertahankan statusnya sebagai Rajanya Circuit of the Americas (COTA).

 

Marc Marquez merengkuh kemenangan ketujuhnya di GP Amerika Serikat sepanjang karirnya.

 

Ini menjadi kemenangan keduanya musim ini. Kemenangan pertama diraihnya di Sachsenring yang juga sirkuit favorit Marc Marquez.

 

- Advertisement -

Marquez melakukan start sangat bagus dengan menyalip Francesco Bagnaia (Ducati) yang memulai balapan dari pole position dan Fabio Quartararo (Monster Yamaha) di posisi kedua.

 

Marquez langsung memimpin balapan dengan melakukan overtaking di tikungan 1 belokan ke kiri yang menjadi spesialisasinya.

 

Bagnaia sendiri langsung melorot ke posisi empat.

 

Pada lap kedua Takaaki Nakagami mengalami crash di tikungan 19 saat berupaya menyalip Bagnaia. Namun, dia masih mampu melanjutkan balapan dan finis di posisi 17.

 

Lap 4 Johann Zarco menyusul Nakagami, out dari balapan setelah crash di tikungan 1.

Baca Juga:  KONI Karangasem Apresiasi Pembentukan ESI di “Gumi Lahar"

 

Lap 5 posisi Bagnaia mundur ke urutan keenam setelah disalip rekan setimnya Jack Miller.

 

Jack Miller sudah berada di posisi keempat dalam lima lap meski start dari urutan 10.

 

Miller memasang ban hard-hard di saat mayoritas rider menggunakan hard-soft.

 

Lap 9 Aleix Espargaro (Aprilia) out. Bagnaia menyalip Rins untuk mengamankan posisi kelima.

 

Kemudian di lap 12 Miller tampak memberikan ruang kepada Bagnaia untuk melewatinya dan memberinya urutan keempat.

 

Miller tampak memberikan gesture agar Bagnaia melewatinya dengan tangan kirinya.

 

Miller tampaknya merasakan kesulitan dengan ban hard-nya. Karena pada lap 14 dia kembali disalip Alex Rins.

 

Selain itu, Miller merasa sudah tidak memiliki peluang untuk berebut juara dunia. Sedangkan Pecco masih berpeluang.

 

Saat balapan menyisakan lima lap lagi, jarak Marquez dengan Fabio Quartararo di posisi kedua sudah membentang 4,2 detik.

Baca Juga:  Murid Valentino Rossi Menuju Hat Trick

 

Lap 16 Jorge Martin mengalami kesalahan sehingga memotong tikungan 4-5.

 

Akibatnya dia dipenalti long lap. Namun sebelum dia melakoninya, posisinya sudah direbut Bagnaia. Yakni posisi ketiga.

 

Martin tampak sangat kelelahan sehingga dia pecah konsentrasi.

 

Akhirnya Marquez finis pertama di depan Quartararo. Sementara Bagnaia menggenapi podium ketiga.

 

‘’Aku membalap sesuai rencana. Melakukan start dengan bagus, memanaskan ban di tiga lap pertama, lalu menggeber motorku,’’ katanya.

 

Dengan hasil tersebut Quartararo selangkah lagi menuju gelar juara dunia 2021, karena kini jarak poinnya dengan Bagania kembali menjauh menjadi 52 angka.

 

Dengan sisa dua balapan, rider Prancis tersebut bisa memastikan gelar di seri berikutnya yakni di GP San Marino.

 

 

- Advertisement -

 

RIDER  Repsol Honda Marc Marquez sukses mempertahankan statusnya sebagai Rajanya Circuit of the Americas (COTA).

 

Marc Marquez merengkuh kemenangan ketujuhnya di GP Amerika Serikat sepanjang karirnya.

 

Ini menjadi kemenangan keduanya musim ini. Kemenangan pertama diraihnya di Sachsenring yang juga sirkuit favorit Marc Marquez.

 

Marquez melakukan start sangat bagus dengan menyalip Francesco Bagnaia (Ducati) yang memulai balapan dari pole position dan Fabio Quartararo (Monster Yamaha) di posisi kedua.

 

Marquez langsung memimpin balapan dengan melakukan overtaking di tikungan 1 belokan ke kiri yang menjadi spesialisasinya.

 

Bagnaia sendiri langsung melorot ke posisi empat.

 

Pada lap kedua Takaaki Nakagami mengalami crash di tikungan 19 saat berupaya menyalip Bagnaia. Namun, dia masih mampu melanjutkan balapan dan finis di posisi 17.

 

Lap 4 Johann Zarco menyusul Nakagami, out dari balapan setelah crash di tikungan 1.

Baca Juga:  Komink dan Tri Fall Out saat Kontra Pelita, Bali United Akhirnya Keok

 

Lap 5 posisi Bagnaia mundur ke urutan keenam setelah disalip rekan setimnya Jack Miller.

 

Jack Miller sudah berada di posisi keempat dalam lima lap meski start dari urutan 10.

 

Miller memasang ban hard-hard di saat mayoritas rider menggunakan hard-soft.

 

Lap 9 Aleix Espargaro (Aprilia) out. Bagnaia menyalip Rins untuk mengamankan posisi kelima.

 

Kemudian di lap 12 Miller tampak memberikan ruang kepada Bagnaia untuk melewatinya dan memberinya urutan keempat.

 

Miller tampak memberikan gesture agar Bagnaia melewatinya dengan tangan kirinya.

 

Miller tampaknya merasakan kesulitan dengan ban hard-nya. Karena pada lap 14 dia kembali disalip Alex Rins.

 

Selain itu, Miller merasa sudah tidak memiliki peluang untuk berebut juara dunia. Sedangkan Pecco masih berpeluang.

 

Saat balapan menyisakan lima lap lagi, jarak Marquez dengan Fabio Quartararo di posisi kedua sudah membentang 4,2 detik.

Baca Juga:  Atlet Sri Lanka Tantang Atlet Buleleng, Hasilnya Mengejutkan

 

Lap 16 Jorge Martin mengalami kesalahan sehingga memotong tikungan 4-5.

 

Akibatnya dia dipenalti long lap. Namun sebelum dia melakoninya, posisinya sudah direbut Bagnaia. Yakni posisi ketiga.

 

Martin tampak sangat kelelahan sehingga dia pecah konsentrasi.

 

Akhirnya Marquez finis pertama di depan Quartararo. Sementara Bagnaia menggenapi podium ketiga.

 

‘’Aku membalap sesuai rencana. Melakukan start dengan bagus, memanaskan ban di tiga lap pertama, lalu menggeber motorku,’’ katanya.

 

Dengan hasil tersebut Quartararo selangkah lagi menuju gelar juara dunia 2021, karena kini jarak poinnya dengan Bagania kembali menjauh menjadi 52 angka.

 

Dengan sisa dua balapan, rider Prancis tersebut bisa memastikan gelar di seri berikutnya yakni di GP San Marino.

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/