alexametrics
26.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

Viral Bonus PON, Petinju Julio Bria Mendadak Sebut Pernyataannya Salah

DENPASAR – Dua hari lalu, atlet Bali peraih medali di PON XX/2021 Papua dibuat geger. Selain bonus medali PON yang dianggap kecil, persentase pajaknya juga tinggi. Kini, salah satu atlet yang sempat bersuara, Julio Bria mendadak menyatakan pernyataannya yang mengkritik soal bonus itu salah.

 

Diketahui, besaran bonus yang akan diterima mereka dari Pemprov Bali membuat “terkejut” alias tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Di samping itu, besaran nilai pajak juga terkesan memberatkan atlet karena dinilai terlalu tinggi. Bahkan, nominal bonus atlet Bali peraih medali di PON Papua berada di bawah NTB dan NTT.

 

Bonus yang kecil dan pajak yang tinggi sempat membuat beberapa atlet melontarkan pernyataan di media sosial. Salah satunya petinju peraih perak Julio Bria. Unggahannya tersebut lantas menjadi viral.

 

Atas pernyataan yang dia buat termasuk keluh kesahnya setelah mendengar bonus yang akan dia dan atlet lain terima, akhirnya Julio Bria melakukan klarifikasi.

 

“Itu yang muncul di media tidak benar semua, saya diwawancara saat kondisi lagi kurang bagus. Saya juga salah tidak berkoordinasi dulu dengan pengurus Pertina Bali. Seharusnya saya berkoordinasi dulu sebelum memberi pernyataan,” ujar Julio Bria dalam klarifikasi mengenai videonya di Sekretariat Pengprov Pertina Bali, Rabu (9/2).

 

“Untuk urusan asupan makanan dan vitamin yang sempat saya katakana, itu tidak benar juga. Pengurus Pertina Bali selama ini juga sangat mendukung penuh. Selama delapan bulan latihan kami mendapat asupan makanan dan vitamin dari Pertina Bali. Apa yang saya sampaikan itu juga tidak benar,” tambahnya.

 

Sebelumnya, Ketum KONI Bali, I Ketut Suwandi juga sudah bersuara soal bonus PON yang terbilang kecil. Suwandi minta para atlet bersabar. Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19. 



DENPASAR – Dua hari lalu, atlet Bali peraih medali di PON XX/2021 Papua dibuat geger. Selain bonus medali PON yang dianggap kecil, persentase pajaknya juga tinggi. Kini, salah satu atlet yang sempat bersuara, Julio Bria mendadak menyatakan pernyataannya yang mengkritik soal bonus itu salah.

 

Diketahui, besaran bonus yang akan diterima mereka dari Pemprov Bali membuat “terkejut” alias tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Di samping itu, besaran nilai pajak juga terkesan memberatkan atlet karena dinilai terlalu tinggi. Bahkan, nominal bonus atlet Bali peraih medali di PON Papua berada di bawah NTB dan NTT.

 

Bonus yang kecil dan pajak yang tinggi sempat membuat beberapa atlet melontarkan pernyataan di media sosial. Salah satunya petinju peraih perak Julio Bria. Unggahannya tersebut lantas menjadi viral.

 

Atas pernyataan yang dia buat termasuk keluh kesahnya setelah mendengar bonus yang akan dia dan atlet lain terima, akhirnya Julio Bria melakukan klarifikasi.

 

“Itu yang muncul di media tidak benar semua, saya diwawancara saat kondisi lagi kurang bagus. Saya juga salah tidak berkoordinasi dulu dengan pengurus Pertina Bali. Seharusnya saya berkoordinasi dulu sebelum memberi pernyataan,” ujar Julio Bria dalam klarifikasi mengenai videonya di Sekretariat Pengprov Pertina Bali, Rabu (9/2).

 

“Untuk urusan asupan makanan dan vitamin yang sempat saya katakana, itu tidak benar juga. Pengurus Pertina Bali selama ini juga sangat mendukung penuh. Selama delapan bulan latihan kami mendapat asupan makanan dan vitamin dari Pertina Bali. Apa yang saya sampaikan itu juga tidak benar,” tambahnya.

 

Sebelumnya, Ketum KONI Bali, I Ketut Suwandi juga sudah bersuara soal bonus PON yang terbilang kecil. Suwandi minta para atlet bersabar. Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/