alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Resmi Tayang di Bioskop, Film Kajeng Kliwon Angkat Budaya Bali

DENPASAR – Film bergenre horor, Kajeng Kliwon secara resmi dirilis di bioskop. Gala primer film garapan sutradara Bambang Drias ini digelar di Trans Studio, Imam Bonjol, Denpasar, Jumat (8/11) kemarin.

Sang sutradara Bambang Drias menjelaskan bahwa film ini mengangkat budaya masyarakat Bali. “Film ini mengangkat budaya Bali. Di mana masyarakat Bali begitu kuat mempertahankan

dan melestarikan adat istiadat. Bagaimana malam Kajeng Kliwon menurut masyarakat Bali yang adalah malam sakral atau keramat,” kata Bambang Drias di Trans Studio, Imam Bonjol, Jumat (8/11) sore.

Menurut dia, ide pembuatan film ini sendiri didapatkan dari Wagub Bali, Cok Ace. Sebelumnya judul film ini, Rangda.

Baca Juga:  525 Atlet Masuk Tim Definitif, Atlet Porprov Mulai Huni Sentralisasi

Namun, kemudian karena Bambang Drias menganggap judul Rangda hanya diketahui oleh orang Bali saja, judulnya diubah jadi Kajeng Kliwon.

 “Saya anggap mungkin judulnya (Rangda) masyarakat di luar Bali belum paham. Sehingga saya ganti jadi Kajeng Kliwon,” tambahnya.

Film ini menceritakan hubungan asmara antara Amanda Manopo yang berperan sebagai Agni, seorang dokter cantik berdarah Bali dan Crist Laurent sebagai Niko yang berprofesi fotografer.

Sebagai sepasang kekasih, kisah asmara keduanya tidak berjalan baik. Pasalnya, ternyata Agni memiliki garis keturunan pengleak.

Hal itu membuat banyaknya kejadian mistis yang menghantui hubungan asmara mereka. Selain Amanda Manopo dan Crist Lauren, film yang akan didistribusikan ke Malaysia dan Kamboja ini juga dibintangi oleh sejumlah astris senior lainnya.

Baca Juga:  Siap Jadi Host Pendukung, Buleleng Minta Porprov Tetap Digelar

Sebut saja Catherine Wilson, Indah Kalalo, Mutia Datau dan artis dari Malaysia Atiqah Suhaemi, serta bintang lain Vincent, Egy Fadli dan Weda Nanda.



DENPASAR – Film bergenre horor, Kajeng Kliwon secara resmi dirilis di bioskop. Gala primer film garapan sutradara Bambang Drias ini digelar di Trans Studio, Imam Bonjol, Denpasar, Jumat (8/11) kemarin.

Sang sutradara Bambang Drias menjelaskan bahwa film ini mengangkat budaya masyarakat Bali. “Film ini mengangkat budaya Bali. Di mana masyarakat Bali begitu kuat mempertahankan

dan melestarikan adat istiadat. Bagaimana malam Kajeng Kliwon menurut masyarakat Bali yang adalah malam sakral atau keramat,” kata Bambang Drias di Trans Studio, Imam Bonjol, Jumat (8/11) sore.

Menurut dia, ide pembuatan film ini sendiri didapatkan dari Wagub Bali, Cok Ace. Sebelumnya judul film ini, Rangda.

Baca Juga:  Rehab Kolam Renang Nirmala, Bangun Tribun Penuhi Standar Nasional

Namun, kemudian karena Bambang Drias menganggap judul Rangda hanya diketahui oleh orang Bali saja, judulnya diubah jadi Kajeng Kliwon.

 “Saya anggap mungkin judulnya (Rangda) masyarakat di luar Bali belum paham. Sehingga saya ganti jadi Kajeng Kliwon,” tambahnya.

Film ini menceritakan hubungan asmara antara Amanda Manopo yang berperan sebagai Agni, seorang dokter cantik berdarah Bali dan Crist Laurent sebagai Niko yang berprofesi fotografer.

Sebagai sepasang kekasih, kisah asmara keduanya tidak berjalan baik. Pasalnya, ternyata Agni memiliki garis keturunan pengleak.

Hal itu membuat banyaknya kejadian mistis yang menghantui hubungan asmara mereka. Selain Amanda Manopo dan Crist Lauren, film yang akan didistribusikan ke Malaysia dan Kamboja ini juga dibintangi oleh sejumlah astris senior lainnya.

Baca Juga:  Libatkan Musisi 8 Negara, Ubud Village Jazz Festival Dijamin Lebih Wow

Sebut saja Catherine Wilson, Indah Kalalo, Mutia Datau dan artis dari Malaysia Atiqah Suhaemi, serta bintang lain Vincent, Egy Fadli dan Weda Nanda.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/