alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Atlet PON Bali Diminta Tak Pulang ke Rumah untuk Hindari Covid-19

DENPASAR  – Tim Kesehatan KONI Bali benar-benar serius untuk menjaga atlet kontingen PON Bali agar terhindar dari virus Covid-19 dengan permintaan-permintaan serius.

 

Tim Kesehatan KONI Bali meminta agar semua atlet harus benar-benar waspada.

 

“Banyak hal harus diwaspadai oleh atlet PON Bali selama menjalani TC Sentralisasi kali ini. Entah itu saat latihan maupun di hotel. Termasuk pada saat waktu istirahat malam selama delapan jam sesuai dengan aturan yang sudah dibuat,” terang Tim Kesehatan KONI Bali dr. Putu Laksmi Anggari Duarsa, Sp.KK saat diwawancarai Kamis (12/8).

Dia pun meminta agar atlet tidak pulang ke rumah dulu untuk menghidari Covid-19.

Baca Juga:  Sempat Ambruk Usai Lawan Persib, Manajemen Pastikan Tak Ada Cedera

 

- Advertisement -

“Tapi yang paling utama adalah jangan pulang ke rumah dulu dan fokus saja latihan rutin dan menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh,” tambahnya.

 

Dokter spesialis kulit dan kelamin ini menjelaskan, dorongan agar atlet PON tidak pulang karena belum tentu interaksi di rumah, tetangga, atau teman bisa aman atau tidak.

 

Apalagi atlet tidak bisa memprediksi apakah mereka yang membawa virus atau justru kerabatnya yang membawa virus.

 

“Karena kan biasanya kalau kita di rumah, bertemu tetangga, atau teman, kelihatannya sehat-sehat saja. Tapi kita tidak tahu apakah orang itu benar-benar sehat atau tidak,” jelasnya.

 

“Kalau di hotel juga hindari naik lift untuk meminimalisir kontak dengan orang lain. Makan juga jangan sampai berkumpul,” tambahnya.

Baca Juga:  Tarung Derajat Borong 4 Emas, 1 Perak dan 3 Perunggu

 

Terkait protokol latihan, Laksmi Duarsa ingin agar seluruh atlet yang pulang dari tempat mereka berlatih selalu disemprotkan disinfektan terlebih dahulu. Termasuk alat-alat yang mereka gunakan untuk berlatih.

 

“Atlet PON Bali juga harus sesering mungkin menggunakan hand sanitizer di manapun berada,” tutupnya.

- Advertisement -

DENPASAR  – Tim Kesehatan KONI Bali benar-benar serius untuk menjaga atlet kontingen PON Bali agar terhindar dari virus Covid-19 dengan permintaan-permintaan serius.

 

Tim Kesehatan KONI Bali meminta agar semua atlet harus benar-benar waspada.

 

“Banyak hal harus diwaspadai oleh atlet PON Bali selama menjalani TC Sentralisasi kali ini. Entah itu saat latihan maupun di hotel. Termasuk pada saat waktu istirahat malam selama delapan jam sesuai dengan aturan yang sudah dibuat,” terang Tim Kesehatan KONI Bali dr. Putu Laksmi Anggari Duarsa, Sp.KK saat diwawancarai Kamis (12/8).

Dia pun meminta agar atlet tidak pulang ke rumah dulu untuk menghidari Covid-19.

Baca Juga:  Bali Berharap Jadi Host Satu Cabor Asian Games 2018

 

“Tapi yang paling utama adalah jangan pulang ke rumah dulu dan fokus saja latihan rutin dan menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh,” tambahnya.

 

Dokter spesialis kulit dan kelamin ini menjelaskan, dorongan agar atlet PON tidak pulang karena belum tentu interaksi di rumah, tetangga, atau teman bisa aman atau tidak.

 

Apalagi atlet tidak bisa memprediksi apakah mereka yang membawa virus atau justru kerabatnya yang membawa virus.

 

“Karena kan biasanya kalau kita di rumah, bertemu tetangga, atau teman, kelihatannya sehat-sehat saja. Tapi kita tidak tahu apakah orang itu benar-benar sehat atau tidak,” jelasnya.

 

“Kalau di hotel juga hindari naik lift untuk meminimalisir kontak dengan orang lain. Makan juga jangan sampai berkumpul,” tambahnya.

Baca Juga:  Sirnas Bali Bulan Oktober Batal, Winurjaya: Tahun Ini Tanpa Kejuaraan

 

Terkait protokol latihan, Laksmi Duarsa ingin agar seluruh atlet yang pulang dari tempat mereka berlatih selalu disemprotkan disinfektan terlebih dahulu. Termasuk alat-alat yang mereka gunakan untuk berlatih.

 

“Atlet PON Bali juga harus sesering mungkin menggunakan hand sanitizer di manapun berada,” tutupnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/