alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Bagi Irfan Jaya, PSS Sleman Hanyalah Mantan yang Akan Ditaklukkan

DENPASAR – Menghadapi mantan klub yang dibelanya, Irfan Jaya tidak akan main-main saat Bali United menghadapi PSS Sleman. Bagi Irfan Jaya, PSS Sleman hanyalah mantan yang akan ditaklukan dalam helatan pekan ke-25 Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai Rabu malam, 16 Februari 2022 ini.

 

Bali United punya modal kuat dalam menghadapi PSS Sleman nanti. Dalam lima kali pertandingan, Bali United meraih kemenangan. Bila berhasil menang atas PSS Sleman, maka ini enam kali Bali United tak terkalahkan.

 

Apalagi, kemenangan sebelum bersua PSS Sleman, Bali United meraih kemenangan yang sangat berharga yaitu berhasil mengalahkan Bhayangkara FC sebagai pemucuk klasemen sementara.

 

Di sisi lain, PSS Sleman dalam kondisi kurang baik setelah hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka.

 

Meski demikian, PSS Sleman akan berjuang keras menghadapi Skuad Serdadu Tridatu. Salah satunya dengan meredam gempuran Irfan Jaya, penyerang sayap Bali United yang mantan PSS Sleman.

Baca Juga:  Bentrok dengan Kedah Darul Aman, PSM Makassar Minta Dukungan Semeton Bali

 

Asisten Pelatih PSS Guntur Cahyo, mantan anak asuhnya tersebut adalah salah satu pemain yang berbahaya dan perlu diwaspadai. Apalagi dia dan pemain lain di PSS tahu betul bagaimana kualitas seorang penyerang sayap berusia 25 tahun tersebut.

 

“Semua orang tahu dia punya kualitas yang bagus. Dia punya kecepatan dan semua orang mengakui kualitasnya,” terang Guntur Cahyo.

 

Tapi menariknya, Guntur menilai ada sedikit keuntungan ketika Irfan Jaya dimainkan oleh Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra di pertandingan kali ini.

“Untungnya dia sempat bermain dengan kami. Jadi kami paham bagaimana cara dia bermain. Apapun itu kecepatan atau sebagainya, kami harap bisa meredamnya,” ucapnya.

Baca Juga:  Minta Maaf Terbuka, Widodo: Kami Tanpa Suporter Tidak Ada Apa-apanya

 

Di sisi lain, Irfan Jaya sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi.

 

Pekan lalu saat mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor telak 0-3, pemain asal Sulawesi Selatan ini akhirnya berhasil mencetak gol perdananya. Gol perdana inilah yang membuat kepercayaan dirinya meningkat. Apalagi ada kemungkinan Irfan bermain sejak menit pertama.

 

Eber Bessa sebagai gelandang serang dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning. Posisinya bisa digantikan Stefano Lilipaly dan posisi Fano sebagai penyerang sayap bisa dimaksimalkan oleh Irfan Jaya. Terkait laga menghadapi mantan timnya, dia menilai PSS memiliki perubahan di putaran kedua.

 

“Semua tahu PSS Sleman banyak melakukan perubahan dimana ada beberapa pemain baru yang direkrut. Kami akan tetap kerja keras untuk bisa memenangkan pertandingan melawan PSS Sleman nanti,” tutup Irfan Jaya.



DENPASAR – Menghadapi mantan klub yang dibelanya, Irfan Jaya tidak akan main-main saat Bali United menghadapi PSS Sleman. Bagi Irfan Jaya, PSS Sleman hanyalah mantan yang akan ditaklukan dalam helatan pekan ke-25 Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai Rabu malam, 16 Februari 2022 ini.

 

Bali United punya modal kuat dalam menghadapi PSS Sleman nanti. Dalam lima kali pertandingan, Bali United meraih kemenangan. Bila berhasil menang atas PSS Sleman, maka ini enam kali Bali United tak terkalahkan.

 

Apalagi, kemenangan sebelum bersua PSS Sleman, Bali United meraih kemenangan yang sangat berharga yaitu berhasil mengalahkan Bhayangkara FC sebagai pemucuk klasemen sementara.

 

Di sisi lain, PSS Sleman dalam kondisi kurang baik setelah hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka.

 

Meski demikian, PSS Sleman akan berjuang keras menghadapi Skuad Serdadu Tridatu. Salah satunya dengan meredam gempuran Irfan Jaya, penyerang sayap Bali United yang mantan PSS Sleman.

Baca Juga:  Ini Wejangan Irfan Bacdim untuk Andhika Jelang Duel Kontra Chiangrai

 

Asisten Pelatih PSS Guntur Cahyo, mantan anak asuhnya tersebut adalah salah satu pemain yang berbahaya dan perlu diwaspadai. Apalagi dia dan pemain lain di PSS tahu betul bagaimana kualitas seorang penyerang sayap berusia 25 tahun tersebut.

 

“Semua orang tahu dia punya kualitas yang bagus. Dia punya kecepatan dan semua orang mengakui kualitasnya,” terang Guntur Cahyo.

 

Tapi menariknya, Guntur menilai ada sedikit keuntungan ketika Irfan Jaya dimainkan oleh Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra di pertandingan kali ini.

“Untungnya dia sempat bermain dengan kami. Jadi kami paham bagaimana cara dia bermain. Apapun itu kecepatan atau sebagainya, kami harap bisa meredamnya,” ucapnya.

Baca Juga:  Suporter Mulai Lupakan Comvalius, Sosok Pembunuh Itu Bernama Melvion

 

Di sisi lain, Irfan Jaya sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi.

 

Pekan lalu saat mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor telak 0-3, pemain asal Sulawesi Selatan ini akhirnya berhasil mencetak gol perdananya. Gol perdana inilah yang membuat kepercayaan dirinya meningkat. Apalagi ada kemungkinan Irfan bermain sejak menit pertama.

 

Eber Bessa sebagai gelandang serang dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning. Posisinya bisa digantikan Stefano Lilipaly dan posisi Fano sebagai penyerang sayap bisa dimaksimalkan oleh Irfan Jaya. Terkait laga menghadapi mantan timnya, dia menilai PSS memiliki perubahan di putaran kedua.

 

“Semua tahu PSS Sleman banyak melakukan perubahan dimana ada beberapa pemain baru yang direkrut. Kami akan tetap kerja keras untuk bisa memenangkan pertandingan melawan PSS Sleman nanti,” tutup Irfan Jaya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/