alexametrics
30.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Pelatih Bali United Basketball Terdepak usai Dua Musim Gagal di IBL

DENPASAR, radarbali,id – Bila tim sepak bola Bali United begitu moncer dalam Liga 1 dua musim berturut-turut, tidak demikian dengan tim Bali United Basketball. Dua musim, tim Tridatu Warriors gagal memenuhi target menembus babak Playoffs IBL musim ini. Tak ayal, pelatih kepala Aleksandar Stefanovski pun terdepak.

Selama dua musim membesut Tridatu Warriors, pelatih yang akrab disapa Aleks ini mengemas 44 persentase kemenangan (winning percentage) hasil 17 kemenangan dan 21 kekalahan dari 38 gim.

Coach Aleks pun menyampaikan salam perpisahan dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota tim dan tidak lupa kepada suporter setia Bali United yang tetap mendukung tim di masa sulit.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain untuk usaha yang bagus dan juga untuk perjuangan yang mereka berikan saat saya melatih mereka. Dan juga, saya ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk fans yang selalu mendukung kami, untuk mereka yang selalu mendukung kami di masa sulit. Kamu tahu inilah saatnya. Terima kasih untuk segalanya. Bali, saya akan selalu ada untuk Bali dan saya akan selalu mendukung Bali United,” ucap Coach Aleks.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Seksi, DJ Amelia Rajin Lahirkan Karya Baru

Sejatinya, di musim pertamanya bersama Bali United Basketball, Coach Aleks sempat membawa Tridatu Warriors menjadi tim yang diperhitungkan di ajang IBL 2021. Di musim tersebut dari total 16 gim, Bali United mencatatkan winning percentage sebesar 56 persen usai sukses memenangi sembilan gim dan kalah sebanyak tujuh kali. Hasil tersebut membuat Tridatu Warriors bercokol di peringkat keempat klasemen Divisi Merah dari enam tim dengan mengemas 25 poin.

Musim ini, Bali United Basketball di bawah asuhan pelatih asal Makedonia Utara ini tampil sangat buruk usai kalah dalam 14 gim dan hanya mampu memenangi 8 gim dari total 22 laga. Tridatu Warriors bahkan sempat mencatat rekor 9 kekalahan beruntun. Hal tersebut membuat catatan winning percentage Bali United Basketball anjlok dari musim sebelumnya menjadi 36 persen saja.

Baca Juga:  Kontra PSIS Semarang, Teco: Kami Pilih Pemain yang Siap

Rekor buruk tersebut memaksa Tridatu Warriors mengubur asa menembus babak playoffs akibat hanya mampu berada di posisi ketujuh dari delapan tim pada klasemen Divisi Putih dengan torehan total 30 poin. (lit)

- Advertisement -

DENPASAR, radarbali,id – Bila tim sepak bola Bali United begitu moncer dalam Liga 1 dua musim berturut-turut, tidak demikian dengan tim Bali United Basketball. Dua musim, tim Tridatu Warriors gagal memenuhi target menembus babak Playoffs IBL musim ini. Tak ayal, pelatih kepala Aleksandar Stefanovski pun terdepak.

Selama dua musim membesut Tridatu Warriors, pelatih yang akrab disapa Aleks ini mengemas 44 persentase kemenangan (winning percentage) hasil 17 kemenangan dan 21 kekalahan dari 38 gim.

Coach Aleks pun menyampaikan salam perpisahan dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota tim dan tidak lupa kepada suporter setia Bali United yang tetap mendukung tim di masa sulit.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain untuk usaha yang bagus dan juga untuk perjuangan yang mereka berikan saat saya melatih mereka. Dan juga, saya ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk fans yang selalu mendukung kami, untuk mereka yang selalu mendukung kami di masa sulit. Kamu tahu inilah saatnya. Terima kasih untuk segalanya. Bali, saya akan selalu ada untuk Bali dan saya akan selalu mendukung Bali United,” ucap Coach Aleks.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Seksi, DJ Amelia Rajin Lahirkan Karya Baru

Sejatinya, di musim pertamanya bersama Bali United Basketball, Coach Aleks sempat membawa Tridatu Warriors menjadi tim yang diperhitungkan di ajang IBL 2021. Di musim tersebut dari total 16 gim, Bali United mencatatkan winning percentage sebesar 56 persen usai sukses memenangi sembilan gim dan kalah sebanyak tujuh kali. Hasil tersebut membuat Tridatu Warriors bercokol di peringkat keempat klasemen Divisi Merah dari enam tim dengan mengemas 25 poin.

Musim ini, Bali United Basketball di bawah asuhan pelatih asal Makedonia Utara ini tampil sangat buruk usai kalah dalam 14 gim dan hanya mampu memenangi 8 gim dari total 22 laga. Tridatu Warriors bahkan sempat mencatat rekor 9 kekalahan beruntun. Hal tersebut membuat catatan winning percentage Bali United Basketball anjlok dari musim sebelumnya menjadi 36 persen saja.

Baca Juga:  Adaptasi Cepat Usai Peminjaman dari De Graafschap, Ini Respons Melvin

Rekor buruk tersebut memaksa Tridatu Warriors mengubur asa menembus babak playoffs akibat hanya mampu berada di posisi ketujuh dari delapan tim pada klasemen Divisi Putih dengan torehan total 30 poin. (lit)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/