alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Jokowi Sebut PON Papua Sesuai Jadwal, KONI Bali Langsung Gerak Cepat

DENPASAR – Rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Senin lalu (15/3) menghasilkan beberapa keputusan.

Salah satunya adalah PON XX/2021, Papua tetap sesuai dengan jadwal semula yaitu pada 2-15 Oktober 2021.

Dengan kepastian jadwal PON Papua, KONI Bali langsing mengambil sikap. Mereka akan bergerak cepat untuk mempersiapkan segalanya.

Yang terdekat adalah pihak KONI Bali akan menggelar rapat dating dengan seluruh cabor yang lolos ke multi even olahraga nasional tersebut pada Jumat lusa (19/3).

Menurut Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, gelaran PON Bali itu sesuai dengan yang telah disampaikannya pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Bali beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Kalau Angkatan Menyamai AG 2018, Banat Bisa Emas di PON Papua

Ditegaskannya, PON Papua tetap akan berjalan seperti jadwal sebelumnya usai penundaan satu tahun silam.
“Kami harus bergerak cepat untuk membahas persiapan PON. Rencananya kami akan menggelar rapat daring dengan pelatih atlet Pelatda PON Bali serta pengurus cabor pada Jumat nanti (19/3).

Kami ingin memperoleh masukan dan koreksi terkait persiapan menuju PON. Kami juga akan bahas bersama dengan pihak Disdikpora,” terangnya.

- Advertisement -

Dengan adanya kepastian dari Presiden Joko Widodo, mantan Ketua  KONI Badung tersebut meminta agar atlet dan pelatih  tidak memiliki keraguan atau kekhawatiran terkait PON tertunda atau tidak.

“Ini sudah pasti dan jelas, jadi kini pelatih dan atlet harus tetap melakukan tugas dan kewajibannya dengan tanpa ada perasaan khawatir atau ragu terhadap apakah PON ditunda atau tidak,” ucapnya.

Baca Juga:  Kalahkan Tuan Rumah, Tim Kriket Putra Sabet Emas Perdana Untuk Bali

“Saya minta semua atlet untuk meningkatkan motivasi dan tekad besar untuk bisa memberikan prestasi terbaik bagi Bali nantinya.

Yang diperlukan sekarang adalah atlet bisa kualitas fisik dan teknik dalam latihan rutin. Untuk durasi latihannya, saya pikir perlu dipadatkan lagi,” tutupnya. 

- Advertisement -

DENPASAR – Rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Senin lalu (15/3) menghasilkan beberapa keputusan.

Salah satunya adalah PON XX/2021, Papua tetap sesuai dengan jadwal semula yaitu pada 2-15 Oktober 2021.

Dengan kepastian jadwal PON Papua, KONI Bali langsing mengambil sikap. Mereka akan bergerak cepat untuk mempersiapkan segalanya.

Yang terdekat adalah pihak KONI Bali akan menggelar rapat dating dengan seluruh cabor yang lolos ke multi even olahraga nasional tersebut pada Jumat lusa (19/3).

Menurut Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, gelaran PON Bali itu sesuai dengan yang telah disampaikannya pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Bali beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Produser Jakarta Bikin Film Leak, Sutradara Mimi Jegon Protes Keras

Ditegaskannya, PON Papua tetap akan berjalan seperti jadwal sebelumnya usai penundaan satu tahun silam.
“Kami harus bergerak cepat untuk membahas persiapan PON. Rencananya kami akan menggelar rapat daring dengan pelatih atlet Pelatda PON Bali serta pengurus cabor pada Jumat nanti (19/3).

Kami ingin memperoleh masukan dan koreksi terkait persiapan menuju PON. Kami juga akan bahas bersama dengan pihak Disdikpora,” terangnya.

Dengan adanya kepastian dari Presiden Joko Widodo, mantan Ketua  KONI Badung tersebut meminta agar atlet dan pelatih  tidak memiliki keraguan atau kekhawatiran terkait PON tertunda atau tidak.

“Ini sudah pasti dan jelas, jadi kini pelatih dan atlet harus tetap melakukan tugas dan kewajibannya dengan tanpa ada perasaan khawatir atau ragu terhadap apakah PON ditunda atau tidak,” ucapnya.

Baca Juga:  VIRAL!!! Tak Digaji 8 Bulan, Warga Bangli Curhat ke Jokowi, Beginiā€¦

“Saya minta semua atlet untuk meningkatkan motivasi dan tekad besar untuk bisa memberikan prestasi terbaik bagi Bali nantinya.

Yang diperlukan sekarang adalah atlet bisa kualitas fisik dan teknik dalam latihan rutin. Untuk durasi latihannya, saya pikir perlu dipadatkan lagi,” tutupnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/