alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Top Habis! Cucu Seniman Jegog Wakili Indonesia di Thailand Supercross

NEGARA – Setelah cukup lama prestasi otomotif di Jembrana meredup, kini harapan baru itu muncul kembali.

Harapan untuk kembali diperhitungkan di dunia otomotif itu datang dari seorang cucu dari almarhum I Ketut Swentra (Pekak Jegog) yakni Kadek Kompyang Fajar Krosiawan, 13.

Meski usianya masih tergolong “anak ingusan” namun prestasi siswa kelas 8 SMP Widiatmika Jimbaran kelas 8 asal kelurahan Sangkar Agung, Jembrana cukup moncer.

Putra kedua pasangan I Made Sudaleyasa dan Ni Putu Sri Mahayani, itu sukses menjuarai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Supercross dikelas 85 cc dan IMI Award.

Atas prestasi yang diraih Oca – sapaan akrabnya – berhak mewakili Indonesia di kejuaraan tingkat Asia Thailand Supercross tahun depan.

Sebelum berangkat dengan diantar ayahnya, Oca, Selasa (18/12) kemarin bertemu Wabup Kembang Hartawan.

Kepada Kembang, Sudalayasa yang akrab disapa Dalok, menyampaikan untuk meraih berbagai prestasi itu tidak mudah.

Perlu ketekunan berlatih serta dukungan dari orang-orang tepat agar berada dijalur yang benar. Karena itu Oca melengkapi kemampuan dirinya dengan berlatih di sekolah balap di Yogyakarta dan Kediri.

Baca Juga:  Film Sexy Killer Singgung Dampak PLTU Celukan Bawang

Selain itu juga menambah latihan khusus dengan mendatangkan instruktur dari Slovenia.“ Sekarang ini Oca sedang fokus berlatih untuk persiapan Thailand Supercross mewakili Indonesia

pada kejuaraan tingkat Asia tahun depan. Selain berlatih, anak saya juga dituntut untuk menjaga kesehatan fisiknya.

Kami dan tim pelatih juga ikut membantu mengatur strategi, mengingat event yang dihadapi standar internasional, tentu karakteristik rival serta sirkuit yang dihadapi berbeda,”ujar Dalok yang berprofesi sebagai pengusaha ini.

Selain itu dengan adanya dukungan pemerintah daerah untuk olahraga otomotif seperti sirkuit Samblong yang cukup representatif untuk latihan, bakal menunjang prestasi anaknya.

“Jadi setiap pulang kampung anak saya  bisa tetap berlatih , tidak perlu jauh jauh karena sudah ada yang representatif. Latihan rutin itu penting, karena pembalap harus tiap hari megang motor agar skill tetap terjaga, “jelasnya.

Baca Juga:  Bungkam Perselobar di Lombok, Jalan Perseden di Leg 2 Lebih Mudah

Sementara Wabup Kembang Hartawan, menyampaikan prestasi yang diraih Oca menandakan anak muda Jembrana kaya potensi serta banyak prestasi. 

Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi spirit dan motivasi bagi anak muda Jembrana lainnya  untuk tetap berprestasi pada berbagai level.  

“Tentunya saya sangat mengapresiasi dan berbangga atas capaian ini. Semoga bisa menginspirasi yang lain, untuk menonjolkan prestasi bukan sebaliknya,”tandasnya.

Pemkab Jembrana juga sangat mendukung berbagai kegiatan anak muda dengan sarana prasarana yang bisa dipilih menyalurkan bakat sesuai minat dan hoby. Baik untuk olahraga maupun kesenian.

“Disana mereka bisa berbagi ilmu dan pengetahuan tentang hobi yang sama. Jadi bisa meminimalkan hal-hal negatif. Orang tua juga punya peran sangat penting dalam prestasi anak.

Bagaimana orang tua dengan tulus membimbing anaknya mengikuti minat dan passion mereka. Dorongan itu  memotivasi anak untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” terangnya 



NEGARA – Setelah cukup lama prestasi otomotif di Jembrana meredup, kini harapan baru itu muncul kembali.

Harapan untuk kembali diperhitungkan di dunia otomotif itu datang dari seorang cucu dari almarhum I Ketut Swentra (Pekak Jegog) yakni Kadek Kompyang Fajar Krosiawan, 13.

Meski usianya masih tergolong “anak ingusan” namun prestasi siswa kelas 8 SMP Widiatmika Jimbaran kelas 8 asal kelurahan Sangkar Agung, Jembrana cukup moncer.

Putra kedua pasangan I Made Sudaleyasa dan Ni Putu Sri Mahayani, itu sukses menjuarai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Supercross dikelas 85 cc dan IMI Award.

Atas prestasi yang diraih Oca – sapaan akrabnya – berhak mewakili Indonesia di kejuaraan tingkat Asia Thailand Supercross tahun depan.

Sebelum berangkat dengan diantar ayahnya, Oca, Selasa (18/12) kemarin bertemu Wabup Kembang Hartawan.

Kepada Kembang, Sudalayasa yang akrab disapa Dalok, menyampaikan untuk meraih berbagai prestasi itu tidak mudah.

Perlu ketekunan berlatih serta dukungan dari orang-orang tepat agar berada dijalur yang benar. Karena itu Oca melengkapi kemampuan dirinya dengan berlatih di sekolah balap di Yogyakarta dan Kediri.

Baca Juga:  Jadi Klub Baru di Bali, Ambisi Lolos Liga 2, Segera Bangun Akademi

Selain itu juga menambah latihan khusus dengan mendatangkan instruktur dari Slovenia.“ Sekarang ini Oca sedang fokus berlatih untuk persiapan Thailand Supercross mewakili Indonesia

pada kejuaraan tingkat Asia tahun depan. Selain berlatih, anak saya juga dituntut untuk menjaga kesehatan fisiknya.

Kami dan tim pelatih juga ikut membantu mengatur strategi, mengingat event yang dihadapi standar internasional, tentu karakteristik rival serta sirkuit yang dihadapi berbeda,”ujar Dalok yang berprofesi sebagai pengusaha ini.

Selain itu dengan adanya dukungan pemerintah daerah untuk olahraga otomotif seperti sirkuit Samblong yang cukup representatif untuk latihan, bakal menunjang prestasi anaknya.

“Jadi setiap pulang kampung anak saya  bisa tetap berlatih , tidak perlu jauh jauh karena sudah ada yang representatif. Latihan rutin itu penting, karena pembalap harus tiap hari megang motor agar skill tetap terjaga, “jelasnya.

Baca Juga:  Bali Children and Teens Choir Raih Emas Festival Paduan Suara Dunia

Sementara Wabup Kembang Hartawan, menyampaikan prestasi yang diraih Oca menandakan anak muda Jembrana kaya potensi serta banyak prestasi. 

Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi spirit dan motivasi bagi anak muda Jembrana lainnya  untuk tetap berprestasi pada berbagai level.  

“Tentunya saya sangat mengapresiasi dan berbangga atas capaian ini. Semoga bisa menginspirasi yang lain, untuk menonjolkan prestasi bukan sebaliknya,”tandasnya.

Pemkab Jembrana juga sangat mendukung berbagai kegiatan anak muda dengan sarana prasarana yang bisa dipilih menyalurkan bakat sesuai minat dan hoby. Baik untuk olahraga maupun kesenian.

“Disana mereka bisa berbagi ilmu dan pengetahuan tentang hobi yang sama. Jadi bisa meminimalkan hal-hal negatif. Orang tua juga punya peran sangat penting dalam prestasi anak.

Bagaimana orang tua dengan tulus membimbing anaknya mengikuti minat dan passion mereka. Dorongan itu  memotivasi anak untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” terangnya 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/