alexametrics
29.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Pengprov TI Bali Sukses Gelar Diklat Penguji dan UKT Dan Kukkiwon

DENPASAR-Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI)  Bali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) DAN Kukkiwon, Diklat Penguji Daerah dan Diklat Kepelatihan Daerah yang bertajuk 3 in 1 Taekwondo Bali.

 

Total ada 91 peserta yang ikut dalam kegiatan yang digelar selama tiga hari dan dimulai sejak tanggal 18 hingga 20 Februari 2022 kemarin. 

 

“Kegiatan 3in1 ini bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan para taekwondoin untuk naik tingkat sabuk selanjutnya, serta untuk meningkatkan mutu dan mensertifikasi para pelatih daerah dan penguji daerah,” kata Ketua Umum Pengprov TI Bali, Ir. Anak Agung Putu Suryawan Wiranata, MSc. PhD., usai penutupan Diklat dan UKT Poom/Dan, di GOR Lila Bhuwana Denpasar Bali, Minggu (20/02/2022). 

 

Agung Suryawan menyebut tim Penguji Nasional Master Hari Kuswahyudi diutus Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) untuk menguji taekwondoin Bali yang mengikuti ujian yang dibantu oleh asisten penguji Sabeum Sandiaz Antonio dan Sabeum Irwan sedangkan untuk sertifikat akan dikeluarkan oleh Kukkiwon Pusat Taekwondo Dunia di Korea Selatan.

 

“UKT ini merupakan langkah dalam menjalankan program peningkatan SDM sabuk hitam dan menuju prestasi di Bali di masa mendatang,” ujar AAP Suryawan Wiranata. 

Baca Juga:  Tangguh, Tim Dinasty TNI AL Denpasar Kawinkan 2 Gelar Juara Sekaligus

 

Meski digelar saat suasana pandemi Covid-19, kegiatan tetap berlangsung dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat kepada seluruh peserta maupun panitia agar para peserta terhindar dari paparan virus Corona.

 

“Saat kegiatan berlangsung prokes sangat penting seperti mencuci tangan, cek suhu badan dan wajib menggunakan masker,” ucap AAP Suryawan Wiranata.

 

Suryawan merinci, dari 91 peserta yang ikut Diklat ataupun UKT, yakni terdiri dari DAN 1, DAN 2, DAN 3 dan DAN 4.

 

Bahkan, pada gelaran program 3in1 ini juga turut serta 15 peserta pemutihan yang sebelumnya bergabung di UTI Pro (Universal Taekwondo Indonesia Profesional) yang kini sudah kembali di bawah naungan PBTI.

 

Usai menutup secara resmi kegiatan Diklat dan UKT DAN yang dihadiri langsung penguji nasional dari PBTI, Master Hari Kuswayudi (DAN VII Kukiwon), Ketua Umum Pengprov TI Bali, Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha menjelaskan, Pengprov TI Bali memiliki banyak catatan penting terkait pembinaan prestasi yang sangat perlu ditingkatkan.

 

“Dengan kegiatan Diklat serta UKT DAN yang dilakukan seperti ini, kami tentu berharap ada peningkatan kualitas dari para pelatih (sabeum) yang menjadi ujung tombak dalam melakukan pembinaan, yang tentunya menuju prestasi yang diharapkan.

Baca Juga:  Tim Dance New Highlight Sihir Crew Honda DBL Bali Series

Dengan adanya Diklat dan UKT DAN ini juga, tentunya ada evaluasi langsung dari Master penguji, terkait bagaimana kualitas para pelatih yang akan sangat berdampak pada pembinaan,” harap AAP Suryawan Wiranata.

 

Sementara, penguji nasional, Master Hari Kuswayudi yang didampingi asisten penguji, sabeumnim Sandiaz Antonio dan sabeumnim Irwan juga memberikan evaluasi dan arahan kepada seluruh peserta UKT.

 

Adapun materi saat UKT, pertama tentang kedewasaan berorganisasi.

 

Dimana beda pendapat adalah wajar, tapi kalau rencana perestasi oleh ketua sudah dicanangkan maka semua orang yang berbeda pendapat tersebut harus mendukung, kalau tidak perestasi akan tersendat-sendat.

 

Selanjutnya, para pelatih unit taekwondo dituntut harus haus ilmu, dan tidak pelit akan ilmu, begitu dia dapat ilmu mereka akan sebarkan kepada yuniornya bahkan kepada murid-murid semuanya.

 

Ketiga adalah adanya dukungan dari pengurus yang optimal terhadap prestasi, dan merangkul semua orang.

 

“Semua potensi untuk mengembangkan taekwondo, ucap Master Hari yang didampingi oleh ketua panitia Ni Wayan Surya Muspita Dewi, S.Par. penyandang Dan III Kukiwon yang dibesarkan di Dojang Dinasty TNI AL Denpasar tersebut.



DENPASAR-Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI)  Bali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) DAN Kukkiwon, Diklat Penguji Daerah dan Diklat Kepelatihan Daerah yang bertajuk 3 in 1 Taekwondo Bali.

 

Total ada 91 peserta yang ikut dalam kegiatan yang digelar selama tiga hari dan dimulai sejak tanggal 18 hingga 20 Februari 2022 kemarin. 

 

“Kegiatan 3in1 ini bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan para taekwondoin untuk naik tingkat sabuk selanjutnya, serta untuk meningkatkan mutu dan mensertifikasi para pelatih daerah dan penguji daerah,” kata Ketua Umum Pengprov TI Bali, Ir. Anak Agung Putu Suryawan Wiranata, MSc. PhD., usai penutupan Diklat dan UKT Poom/Dan, di GOR Lila Bhuwana Denpasar Bali, Minggu (20/02/2022). 

 

Agung Suryawan menyebut tim Penguji Nasional Master Hari Kuswahyudi diutus Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) untuk menguji taekwondoin Bali yang mengikuti ujian yang dibantu oleh asisten penguji Sabeum Sandiaz Antonio dan Sabeum Irwan sedangkan untuk sertifikat akan dikeluarkan oleh Kukkiwon Pusat Taekwondo Dunia di Korea Selatan.

 

“UKT ini merupakan langkah dalam menjalankan program peningkatan SDM sabuk hitam dan menuju prestasi di Bali di masa mendatang,” ujar AAP Suryawan Wiranata. 

Baca Juga:  Danlanal Denpasar Bali Harapkan Taekwondo Bali Makin Profesional

 

Meski digelar saat suasana pandemi Covid-19, kegiatan tetap berlangsung dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat kepada seluruh peserta maupun panitia agar para peserta terhindar dari paparan virus Corona.

 

“Saat kegiatan berlangsung prokes sangat penting seperti mencuci tangan, cek suhu badan dan wajib menggunakan masker,” ucap AAP Suryawan Wiranata.

 

Suryawan merinci, dari 91 peserta yang ikut Diklat ataupun UKT, yakni terdiri dari DAN 1, DAN 2, DAN 3 dan DAN 4.

 

Bahkan, pada gelaran program 3in1 ini juga turut serta 15 peserta pemutihan yang sebelumnya bergabung di UTI Pro (Universal Taekwondo Indonesia Profesional) yang kini sudah kembali di bawah naungan PBTI.

 

Usai menutup secara resmi kegiatan Diklat dan UKT DAN yang dihadiri langsung penguji nasional dari PBTI, Master Hari Kuswayudi (DAN VII Kukiwon), Ketua Umum Pengprov TI Bali, Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha menjelaskan, Pengprov TI Bali memiliki banyak catatan penting terkait pembinaan prestasi yang sangat perlu ditingkatkan.

 

“Dengan kegiatan Diklat serta UKT DAN yang dilakukan seperti ini, kami tentu berharap ada peningkatan kualitas dari para pelatih (sabeum) yang menjadi ujung tombak dalam melakukan pembinaan, yang tentunya menuju prestasi yang diharapkan.

Baca Juga:  Terpilih Aklamasi, Ngurah Harta Sah Nahkodai Taekwondo Denpasar

Dengan adanya Diklat dan UKT DAN ini juga, tentunya ada evaluasi langsung dari Master penguji, terkait bagaimana kualitas para pelatih yang akan sangat berdampak pada pembinaan,” harap AAP Suryawan Wiranata.

 

Sementara, penguji nasional, Master Hari Kuswayudi yang didampingi asisten penguji, sabeumnim Sandiaz Antonio dan sabeumnim Irwan juga memberikan evaluasi dan arahan kepada seluruh peserta UKT.

 

Adapun materi saat UKT, pertama tentang kedewasaan berorganisasi.

 

Dimana beda pendapat adalah wajar, tapi kalau rencana perestasi oleh ketua sudah dicanangkan maka semua orang yang berbeda pendapat tersebut harus mendukung, kalau tidak perestasi akan tersendat-sendat.

 

Selanjutnya, para pelatih unit taekwondo dituntut harus haus ilmu, dan tidak pelit akan ilmu, begitu dia dapat ilmu mereka akan sebarkan kepada yuniornya bahkan kepada murid-murid semuanya.

 

Ketiga adalah adanya dukungan dari pengurus yang optimal terhadap prestasi, dan merangkul semua orang.

 

“Semua potensi untuk mengembangkan taekwondo, ucap Master Hari yang didampingi oleh ketua panitia Ni Wayan Surya Muspita Dewi, S.Par. penyandang Dan III Kukiwon yang dibesarkan di Dojang Dinasty TNI AL Denpasar tersebut.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/