alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Kontra Persela Sore Ini, Coach Sukadana: Jangan Sampai Kalah Mencolok

DENPASAR – Bagai langit dan bumi. Bisa jadi istilah tersebut sangat cocok untuk menggambarkan laga antara Persekaba Bali menghadapi Persela Lamongan dibabak 64 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Surajaya, Lamongan, sore hari ini.

Persekaba yang diarsiteki I Nyoman Sukadana berada di Liga 3, sedangkan Laskar Joko Tingkir – julukan Persela Lamongan berada di Liga 1.

Jelas dari kasta saja sudah terlihat siapa yang akan memenangkan pertandingan. Belum lagi pertandingan hari ini akan berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan.

Meski tetap menjadi tuan rumah sesuai regulasi, Persela jelas sangat diuntungkan karena akan disaksikan langsung oleh LA Mania di laga penutup tahun 2018.

Baca Juga:  Sentil Prostitusi Artis, DJ Barbie: Jangan Lihat Fisik, tapi Karyaku

Target realistis jelas dibuat oleh Persekaba. Kecil kemungkinan Yudi Antara dkk memenangkan pertandingan kali ini.

“Kami bermain di Piala Indonesia sudah lumayan. Persela berada dua tingkat diatas kami. Jelas target tidak akan muluk-muluk. Yang jelas, kami mencoba agar tidak kalah mencolok saja.

17 pemain yang kami bawa ke Lamongan juga sudah siap 100 persen. Pada intinya, kami ingin mencari pengalaman bertanding dengan tim-tim yang berada diatas kami levelnya,” terang Pelatih Persekaba Bali I Nyoman Sukadana.

Namun dia menyayangkan regulasi yang dibuat oleh PSSI. Sebab, materi pemain jelas sangat jomplang antara tim penghuni Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 seperti Persekaba Bali.

Baca Juga:  Waktunya Rayakan Selebrasi Bareng Supporter

Dengan bermaterikan pemain U-23, kecil kemungkinan mereka memenangkan pertandingan. “Mudah-mudahan tahun depan ada perubahan aturan sehingga bisa diberikan seikit kebebasan,” jelasnya.



DENPASAR – Bagai langit dan bumi. Bisa jadi istilah tersebut sangat cocok untuk menggambarkan laga antara Persekaba Bali menghadapi Persela Lamongan dibabak 64 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Surajaya, Lamongan, sore hari ini.

Persekaba yang diarsiteki I Nyoman Sukadana berada di Liga 3, sedangkan Laskar Joko Tingkir – julukan Persela Lamongan berada di Liga 1.

Jelas dari kasta saja sudah terlihat siapa yang akan memenangkan pertandingan. Belum lagi pertandingan hari ini akan berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan.

Meski tetap menjadi tuan rumah sesuai regulasi, Persela jelas sangat diuntungkan karena akan disaksikan langsung oleh LA Mania di laga penutup tahun 2018.

Baca Juga:  Telat Datang ke Bali, Paulo Sergio Pastikan Absen Kontra Blitar United

Target realistis jelas dibuat oleh Persekaba. Kecil kemungkinan Yudi Antara dkk memenangkan pertandingan kali ini.

“Kami bermain di Piala Indonesia sudah lumayan. Persela berada dua tingkat diatas kami. Jelas target tidak akan muluk-muluk. Yang jelas, kami mencoba agar tidak kalah mencolok saja.

17 pemain yang kami bawa ke Lamongan juga sudah siap 100 persen. Pada intinya, kami ingin mencari pengalaman bertanding dengan tim-tim yang berada diatas kami levelnya,” terang Pelatih Persekaba Bali I Nyoman Sukadana.

Namun dia menyayangkan regulasi yang dibuat oleh PSSI. Sebab, materi pemain jelas sangat jomplang antara tim penghuni Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 seperti Persekaba Bali.

Baca Juga:  Tika Pagraky Rilis Takut Kehilangan, Single Duet Perdana

Dengan bermaterikan pemain U-23, kecil kemungkinan mereka memenangkan pertandingan. “Mudah-mudahan tahun depan ada perubahan aturan sehingga bisa diberikan seikit kebebasan,” jelasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/