alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Tumbang Dua Kali, Bali United Akhirnya Bekuk West Bandits Solo

DENPASAR – Setelah tumbang dalam dua laga di seri kedua, Bali United Basketball akhirnya mampu menutup seri kedua IBL 2021

dengan kemenangan setelah menumbangkan West Bandits Solo dengan skor 73-68 di Robinson Cisarua, Bogor, Senin malam lalu (22/3).

Tridatu Warriors harus bersusah payah untuk meraih kemenangan terutama di kuarter kedua dan ketiga dimana Surliyadin absen akibat cedera.

Berdasar data statistik, mereka cukup lemah dari rebound. Dari data yang ada, West Bandit mampu melakukan 3 rebound berbanding 32 untuk Bali United.

Di kuarter kedua dan ketiga, field goals mereka juga minim dengan 29 poin berbanding 40 poin untuk West Bandit Solo.

Beruntung dibabak ketiga, mereka bangkit dari keterpurukan setelah Yoshua dan Yerikho Tuasela bermain apik.

Baca Juga:  Jakarta BNI Taplus Kalah di Laga Perdana, Coach Loudryans Kecewa Berat

Dalam pertandingan Senin malam kemarin, Yerikho mengemas 22 poin, tiga rebound, satu assist, dan satu steal.

Lutfi Eka Koswara berhasil mengemas 18 poin dan Yoshua dengan 1 poin. Usai pertandingan, Yerikho mengaku bahwa kemenangan kali ini adalah hasil kerja keras seluruh pemain.

Para pemain Bali United Basketball lanjutnya, cukup menyulitkan. “Mereka banyak shooter. Kami ada beberapa momen yang lepas seperti Rio dan Andre )Adriano)yang dapat tiga poin,” terangnya.

“Kami coba fokus dan tampil sebaik mungkin. Tapi di tengah game, konsentrasi kami sedikit hilang. Utung saja kami bisa kembali konsisten,” terang Yerikho.

Disisi lain Winston Swenjaya menilai kemenangan kontra West Bandit Solo sangat berharga untuk menatap seri ketiga. Hanya ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan.

Baca Juga:  Tumbang di Game Perdana, Coach Aleks: Kami Bikin Banyak Kesalahan

“Kami sejauh ini baru kumpul tiga bulan. Yang perlu ditingkatkan adalah chemistry satu sama lain di dalam tim,” ucapnya.

Sementara itu Pelatih Bali United Basketball Aleksandar Stefanovski menilai performa anak asuhnya dalam pertandingan kemarin dan pertandingan sebelum naik turun. Dia akui West Bandit adalah tim yang bagus.

“Pertandingan sulit yang sudah kami perkirankan. Performa pemain naik turun saat mencetak poin. Mereka (West Bandit)

punya shooter yang luar biasa. pada akhirnya, kami bisa melakukannya dan saya apresiasi permainan pemain kami,” pungkasnya.


DENPASAR – Setelah tumbang dalam dua laga di seri kedua, Bali United Basketball akhirnya mampu menutup seri kedua IBL 2021

dengan kemenangan setelah menumbangkan West Bandits Solo dengan skor 73-68 di Robinson Cisarua, Bogor, Senin malam lalu (22/3).

Tridatu Warriors harus bersusah payah untuk meraih kemenangan terutama di kuarter kedua dan ketiga dimana Surliyadin absen akibat cedera.

Berdasar data statistik, mereka cukup lemah dari rebound. Dari data yang ada, West Bandit mampu melakukan 3 rebound berbanding 32 untuk Bali United.

Di kuarter kedua dan ketiga, field goals mereka juga minim dengan 29 poin berbanding 40 poin untuk West Bandit Solo.

Beruntung dibabak ketiga, mereka bangkit dari keterpurukan setelah Yoshua dan Yerikho Tuasela bermain apik.

Baca Juga:  Sorot Sineas Bali, Karakteristik Lokal Layak Diangkat ke Layar Lebar

Dalam pertandingan Senin malam kemarin, Yerikho mengemas 22 poin, tiga rebound, satu assist, dan satu steal.

Lutfi Eka Koswara berhasil mengemas 18 poin dan Yoshua dengan 1 poin. Usai pertandingan, Yerikho mengaku bahwa kemenangan kali ini adalah hasil kerja keras seluruh pemain.

Para pemain Bali United Basketball lanjutnya, cukup menyulitkan. “Mereka banyak shooter. Kami ada beberapa momen yang lepas seperti Rio dan Andre )Adriano)yang dapat tiga poin,” terangnya.

“Kami coba fokus dan tampil sebaik mungkin. Tapi di tengah game, konsentrasi kami sedikit hilang. Utung saja kami bisa kembali konsisten,” terang Yerikho.

Disisi lain Winston Swenjaya menilai kemenangan kontra West Bandit Solo sangat berharga untuk menatap seri ketiga. Hanya ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan.

Baca Juga:  Peluang Bali United Masuk IBL 2021 Besar, Pemain Bali Bisa Pulkam

“Kami sejauh ini baru kumpul tiga bulan. Yang perlu ditingkatkan adalah chemistry satu sama lain di dalam tim,” ucapnya.

Sementara itu Pelatih Bali United Basketball Aleksandar Stefanovski menilai performa anak asuhnya dalam pertandingan kemarin dan pertandingan sebelum naik turun. Dia akui West Bandit adalah tim yang bagus.

“Pertandingan sulit yang sudah kami perkirankan. Performa pemain naik turun saat mencetak poin. Mereka (West Bandit)

punya shooter yang luar biasa. pada akhirnya, kami bisa melakukannya dan saya apresiasi permainan pemain kami,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/