alexametrics
30.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Tim Futsal Buleleng Kalah Mental, Pelatih Rombak Total Pemain

 

SINGARAJA– Tim Futsal di bawah Askab PSSI Buleleng, berencana merombak tim futsal jelang menghadapi Porprov Bali 2022 mendatang. Tim pelatih terpaksa melakukan perombakan, karena para pemain belum memiliki kesiapan secara mental.

 

Cabor futsal sebenarnya telah melakukan persiapan sejak Januari lalu. Dari 153 orang pemain yang menjalani seleksi, kini tersisa sebanyak 28 orang pemain.

 

Tim pelatih juga telah melakukan pertandingan uji coba dengan melibatkan tim-tim lokal. Di antaranya tim futsal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng dan Oroshuchu Kaliasem. Dari dua pertandingan itu, tim pelatih memandang ada masalah teknik dasar dan mental bertanding yang dihadapi para pemain.

Baca Juga:  Astungkara, 942 Guru di Buleleng Akhirnya Lolos PPPK

 

- Advertisement -

“Masih ada kendala teknik dasar seperti passing dan kontrol bola. Poin terbesar yang harus dievaluasi adalah mental bertanding. Saat mereka bermain dengan teman, kelihatan sangat siap. Tapi saat bermain dengan orang lain, sudah kelihatan grogi,” kata Dewa Rai, Pelatih Tim Futsal Buleleng.

 

Ia menegaskan, tim pelatih akan melakukan evaluasi secara ketat. Rencananya pada pertengahan Mei mendatang, jumlah pemain akan dikepras sehingga tersisa 20 orang.

 

Selanjutnya tim definitif akan ditentukan pada Agustus mendatang, jelang pemusatan latihan yang dilakukan KONI Buleleng.

 

“Kami masih menunggu kuota dari KONI Buleleng. Kalau mengacu Porprov sebelumnya, kuotanya ada 15 orang pemain. Kami pastikan tim definitif untuk futsal sudah siap Agustus nanti, sebelum pemusatan latihan dari KONI,” tegasnya.

Baca Juga:  Astaga, Oknum Guru di Buleleng Kirim Pesan Tak Senonoh ke Siswanya

 

Di sisi lain, Ketua Umum KONI Buleleng Ketut Wiratmaja mengatakan, hingga kini pihaknya belum mendistribusikan kuota bagi cabang olahraga. Ia menegaskan KONI hanya akan memberangkatkan atlet yang berpeluang medali. Dia juga menyatakan bahwa KONI akan mengirim kontingen yang lebih ramping dibanding perhelatan sebelumnya.

 

“Kebijakan kami jelas, bagaimana caranya merampingkan kontingen yang berangkat nanti. Jadi yang berangkat hanya mereka yang berpeluang membawa pulang medali,” tegasnya.

 

 

- Advertisement -

 

SINGARAJA– Tim Futsal di bawah Askab PSSI Buleleng, berencana merombak tim futsal jelang menghadapi Porprov Bali 2022 mendatang. Tim pelatih terpaksa melakukan perombakan, karena para pemain belum memiliki kesiapan secara mental.

 

Cabor futsal sebenarnya telah melakukan persiapan sejak Januari lalu. Dari 153 orang pemain yang menjalani seleksi, kini tersisa sebanyak 28 orang pemain.

 

Tim pelatih juga telah melakukan pertandingan uji coba dengan melibatkan tim-tim lokal. Di antaranya tim futsal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng dan Oroshuchu Kaliasem. Dari dua pertandingan itu, tim pelatih memandang ada masalah teknik dasar dan mental bertanding yang dihadapi para pemain.

Baca Juga:  Astungkara, 942 Guru di Buleleng Akhirnya Lolos PPPK

 

“Masih ada kendala teknik dasar seperti passing dan kontrol bola. Poin terbesar yang harus dievaluasi adalah mental bertanding. Saat mereka bermain dengan teman, kelihatan sangat siap. Tapi saat bermain dengan orang lain, sudah kelihatan grogi,” kata Dewa Rai, Pelatih Tim Futsal Buleleng.

 

Ia menegaskan, tim pelatih akan melakukan evaluasi secara ketat. Rencananya pada pertengahan Mei mendatang, jumlah pemain akan dikepras sehingga tersisa 20 orang.

 

Selanjutnya tim definitif akan ditentukan pada Agustus mendatang, jelang pemusatan latihan yang dilakukan KONI Buleleng.

 

“Kami masih menunggu kuota dari KONI Buleleng. Kalau mengacu Porprov sebelumnya, kuotanya ada 15 orang pemain. Kami pastikan tim definitif untuk futsal sudah siap Agustus nanti, sebelum pemusatan latihan dari KONI,” tegasnya.

Baca Juga:  Siat Sarang; Cara Unik Warga Bali Perangi Bhuta Kala Pada Diri Manusia

 

Di sisi lain, Ketua Umum KONI Buleleng Ketut Wiratmaja mengatakan, hingga kini pihaknya belum mendistribusikan kuota bagi cabang olahraga. Ia menegaskan KONI hanya akan memberangkatkan atlet yang berpeluang medali. Dia juga menyatakan bahwa KONI akan mengirim kontingen yang lebih ramping dibanding perhelatan sebelumnya.

 

“Kebijakan kami jelas, bagaimana caranya merampingkan kontingen yang berangkat nanti. Jadi yang berangkat hanya mereka yang berpeluang membawa pulang medali,” tegasnya.

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/