alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

CATAT! Perseden Denpasar Pasang Target Lolos Liga 2

 

DENPASAR– Liga 1 2021/2022 yang sedang diliburkan karena jeda internasional, berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Perseden Denpasar. Kampiun Bali United Liga 3 2021 ini seakan mendapat durian runtuh. Pasalnya, di tengah persiapan menatap babak 64 besar putaran nasional yang direncanakan bergulir pada akhir Januari, skuad asuhan Wayan Sukadana tersebut bisa mendapat lawan uji coba yang kuat.

 

Apalagi ditambah dengan adanya tambahan lima pemain anyar untuk babak 64 besar putaran nasional Liga 3 2021. Mereka awalnya hanya memasang target lolos fase grup. Namun, seiring berjalannya waktu, ada opsi target baru yaitu bisa lolos ke Liga 2 2022.

 

Beberapa tim Liga 1 2021/2022 sempat menjajal kekuatan Laskar Catur Muka. Misalnya saja Persik Kediri, Barito Putera, PSS Sleman, hingga Persipura Jayapura. Bahkan menghadapi PSS, mereka beruji coba sebanyak dua kali.

 

Meskipun dalam tiga uji coba tersebut Perseden kalah, namun banyak ilmu yang berhasil didapat mereka. Maklum tim-tim penghuni Liga 1 2021/2022 memilih melakukan uji coba. Hal ini karena sebagian besar klub memilih untuk tetap berada di Bali. Hanya Persebaya Surabaya saja yang memilih tidak tinggal di Bali selama jeda kompetisi. Disamping itu Arema FC juga memilih membagi dua tim mereka.

Baca Juga:  Exco PSSI Gelar Rapat, Penjaga Gawang Bali United Harap-harap Cemas

 

Ada yang kembali ke Malang, ada yang tetap berlatih di Bali. Wayan Sukadana pun bersyukur dengan kondisi ini.

 

Menurutnya, ada perkembangan yang cukup baik dari segi permainan I Nengah Sulendra dkk. “Iya benar. Ada yang bisa kami dapatkan dari keberadaan tim-tim Liga 1 ini di Bali. Kebetulan saya juga kenal dengan jajaran pelatih di tim-tim tersebut. Jadi memudahkan untuk bertanding,” terangnya saat diwawancarai Senin (24/1).

 

Lebih lanjut, Wayan Sukadana melihat timnya sudah semakin siap menatap babak 64 besar Liga 3 2021. Para pemain cukup percaya diri melawan tim dengan level lebih tinggi dalam setiap laga uji coba. Tapi, mantan bek Gelora Dewata dan Persegi Gianyar ini tidak mau terlalu jemawa. Terlebih untuk pemainnya. Sebab apa yang dilalui Perseden selama uji coba menghadapi empat tim tersebut, bisa menjadi pisau bermata dua yang siap menghujam Perseden kapan saja. Entah langsung di fase 64 besar, atau di babak berikutnya.

Baca Juga:  Suporter Tak Puas Performa Bali United, Ini Jawaban Bijak Fano

 

“Inilah yang harus kami jaga. Jangan sampai karena merasa sudah bisa memberi perlawanan pada tim Liga 1, kemudian menganggap remeh calon lawan yang sebenarnya,” tutur pelatih berlisensi A AFC ini.

Untuk sekarang, Perseden Denpasar tinggal menunggu pembagian grup putaran nasional Liga 3 2021. Seluruh pemain siap untuk bermain di mana pun.

 

“Kami berharap pembagian grup dan jadwal segera dirilis. Dengan begitu tim pelatih lebih mudah dalam membuat program agar pemain berada dalam performa puncak saat fase grup jalan,” tutupnya.

- Advertisement -

- Advertisement -

 

DENPASAR– Liga 1 2021/2022 yang sedang diliburkan karena jeda internasional, berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Perseden Denpasar. Kampiun Bali United Liga 3 2021 ini seakan mendapat durian runtuh. Pasalnya, di tengah persiapan menatap babak 64 besar putaran nasional yang direncanakan bergulir pada akhir Januari, skuad asuhan Wayan Sukadana tersebut bisa mendapat lawan uji coba yang kuat.

 


Apalagi ditambah dengan adanya tambahan lima pemain anyar untuk babak 64 besar putaran nasional Liga 3 2021. Mereka awalnya hanya memasang target lolos fase grup. Namun, seiring berjalannya waktu, ada opsi target baru yaitu bisa lolos ke Liga 2 2022.

 

Beberapa tim Liga 1 2021/2022 sempat menjajal kekuatan Laskar Catur Muka. Misalnya saja Persik Kediri, Barito Putera, PSS Sleman, hingga Persipura Jayapura. Bahkan menghadapi PSS, mereka beruji coba sebanyak dua kali.

 

Meskipun dalam tiga uji coba tersebut Perseden kalah, namun banyak ilmu yang berhasil didapat mereka. Maklum tim-tim penghuni Liga 1 2021/2022 memilih melakukan uji coba. Hal ini karena sebagian besar klub memilih untuk tetap berada di Bali. Hanya Persebaya Surabaya saja yang memilih tidak tinggal di Bali selama jeda kompetisi. Disamping itu Arema FC juga memilih membagi dua tim mereka.

Baca Juga:  Exco PSSI Gelar Rapat, Penjaga Gawang Bali United Harap-harap Cemas

 

Ada yang kembali ke Malang, ada yang tetap berlatih di Bali. Wayan Sukadana pun bersyukur dengan kondisi ini.

 

Menurutnya, ada perkembangan yang cukup baik dari segi permainan I Nengah Sulendra dkk. “Iya benar. Ada yang bisa kami dapatkan dari keberadaan tim-tim Liga 1 ini di Bali. Kebetulan saya juga kenal dengan jajaran pelatih di tim-tim tersebut. Jadi memudahkan untuk bertanding,” terangnya saat diwawancarai Senin (24/1).

 

Lebih lanjut, Wayan Sukadana melihat timnya sudah semakin siap menatap babak 64 besar Liga 3 2021. Para pemain cukup percaya diri melawan tim dengan level lebih tinggi dalam setiap laga uji coba. Tapi, mantan bek Gelora Dewata dan Persegi Gianyar ini tidak mau terlalu jemawa. Terlebih untuk pemainnya. Sebab apa yang dilalui Perseden selama uji coba menghadapi empat tim tersebut, bisa menjadi pisau bermata dua yang siap menghujam Perseden kapan saja. Entah langsung di fase 64 besar, atau di babak berikutnya.

Baca Juga:  Sugawa Korry: Atlet-Pelatih PON Bali Wajib Diganjar Bonus

 

“Inilah yang harus kami jaga. Jangan sampai karena merasa sudah bisa memberi perlawanan pada tim Liga 1, kemudian menganggap remeh calon lawan yang sebenarnya,” tutur pelatih berlisensi A AFC ini.

Untuk sekarang, Perseden Denpasar tinggal menunggu pembagian grup putaran nasional Liga 3 2021. Seluruh pemain siap untuk bermain di mana pun.

 

“Kami berharap pembagian grup dan jadwal segera dirilis. Dengan begitu tim pelatih lebih mudah dalam membuat program agar pemain berada dalam performa puncak saat fase grup jalan,” tutupnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/