alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Bali United Tekuk Satya Wacana, Lutfi Eka Koswara Man of The Match

DENPASAR – Tren kemenangan Bali United di seri ketiga berlanjut. Setelah menumbangkan Bima Perkasa Jogja,

skuad asuhan Aleksandar Stefanovski tersebut menumbangkan Satya Wacana Salatiga di Robinson Cisarua, Bogor, Sabtu siang kemarin (27/3). Mereka unggul dengan skor 71-78.

Lutfi Eka Koswara berhasil menjadi man of the match dengan torehan 19 poin, tiga rebounds, satu assist, dan dua steals.

Sekarang, mereka berhasil mengemas 15 poin dan berpeluang lolos ke fase kedua. Sebenarnya menghadapi Satya Wacana bukanlah penampilan terbaik Tridatu Warriors.

Berdasar data statistik, points from turnover Satya Wacana lebih baik dari Bali United. Mereka mengemas 16 poin, sedangkan Bali United 10 poin.

Baca Juga:  Latihan Bali United Basketball Masih Enggan Diliput, Ada Apa Bro?

Fast break points dan bench point Satya Wacana juga lebih baik. Penampilan impresif Satya Wacana di pertemuan kedua ini diakui oleh Aleks.

Usai pertandingan kemarin, dia mengatakan jika permainan Satya Wacana lebih baik dari sebelumnya.

- Advertisement -

“Mereka bermain bagus. Mereka fight di pertandingan tadi (kemarin) dan kami sudah memiliki eksoektasi jika pertandingan berlangsung seperti ini,” ujarnya.

Pertandingan yang berlangsung kurang “ganas” dalam tiga kuarter pertama akibat recovery Winston Swenjaya dkk yang belum maksimal.

Maklum game pertama di seri ketiga kontra Bima Perkasa Jogja Jumat (26/3) baru usai petang hari.
“Kami belum memiliki recovery yang sempurna setelah pertandingan sebelumnya. Tapi pemain mencoba untuk tetap bermain dengan sebaik-baiknya,” terang pelatih berpaspor Makedonia tersebut.

Baca Juga:  Atlet Sebut Perhatian KONI Bali Kurang Maksimal, Ini Respons Suwandi

Disisi lain sang kapten Ponsianus Nyoman Indrawan menilai pertandingan kemarin adalah game yang ketat.

Pemain yang akrab disapa Komink tersebut menilai Satya Wacana sudah mendapatkan pola permainan terbaiknya.

“Tidak seperti pertemuan pertama kemarin. Untungnya kami sudah bisa lebih tenang di crusial time dan free throw

kami sudah lebih baik. Hanya saja kami masih banyak melakukan foul yang tidak perlu. Itu saja sih,” tutup Komink. 

- Advertisement -

DENPASAR – Tren kemenangan Bali United di seri ketiga berlanjut. Setelah menumbangkan Bima Perkasa Jogja,

skuad asuhan Aleksandar Stefanovski tersebut menumbangkan Satya Wacana Salatiga di Robinson Cisarua, Bogor, Sabtu siang kemarin (27/3). Mereka unggul dengan skor 71-78.

Lutfi Eka Koswara berhasil menjadi man of the match dengan torehan 19 poin, tiga rebounds, satu assist, dan dua steals.

Sekarang, mereka berhasil mengemas 15 poin dan berpeluang lolos ke fase kedua. Sebenarnya menghadapi Satya Wacana bukanlah penampilan terbaik Tridatu Warriors.

Berdasar data statistik, points from turnover Satya Wacana lebih baik dari Bali United. Mereka mengemas 16 poin, sedangkan Bali United 10 poin.

Baca Juga:  Dibekuk Satria Muda, Langkah Bali United Basketball di IBL Terhenti

Fast break points dan bench point Satya Wacana juga lebih baik. Penampilan impresif Satya Wacana di pertemuan kedua ini diakui oleh Aleks.

Usai pertandingan kemarin, dia mengatakan jika permainan Satya Wacana lebih baik dari sebelumnya.

“Mereka bermain bagus. Mereka fight di pertandingan tadi (kemarin) dan kami sudah memiliki eksoektasi jika pertandingan berlangsung seperti ini,” ujarnya.

Pertandingan yang berlangsung kurang “ganas” dalam tiga kuarter pertama akibat recovery Winston Swenjaya dkk yang belum maksimal.

Maklum game pertama di seri ketiga kontra Bima Perkasa Jogja Jumat (26/3) baru usai petang hari.
“Kami belum memiliki recovery yang sempurna setelah pertandingan sebelumnya. Tapi pemain mencoba untuk tetap bermain dengan sebaik-baiknya,” terang pelatih berpaspor Makedonia tersebut.

Baca Juga:  Tinggalkan BU, Pebasket Putu Yudi Antara Menuju Hangtuah Jakarta

Disisi lain sang kapten Ponsianus Nyoman Indrawan menilai pertandingan kemarin adalah game yang ketat.

Pemain yang akrab disapa Komink tersebut menilai Satya Wacana sudah mendapatkan pola permainan terbaiknya.

“Tidak seperti pertemuan pertama kemarin. Untungnya kami sudah bisa lebih tenang di crusial time dan free throw

kami sudah lebih baik. Hanya saja kami masih banyak melakukan foul yang tidak perlu. Itu saja sih,” tutup Komink. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/